Senin, 07 Juli 2014

Gara-Gara CD



Waktu SMA aku bersekolah di sekolah katolik yang terkenal dengan kedisplinannya. Sekolah itu isinya perempuan semua, tapi sungguh seru sekali karena hampir semua temanku suka sekali jahil .Waktu itu aku dan teman-teman sedang ada di tempat retret ( kalau di muslim mungkin kaya pesantern kilat) tapi di retret ini bukan belajar agama  tapi lebih ke pembentukan karakter seperti kejujuran, rasa empati, kerjasama dan lain-lain dalam bentuk diskusi, sharing atau permainan.  Acara di sana hampir seminggu, lima hari untuk retret dan sisanya untuk study tour ke Jogja, karena tempat retretnya (aku lupa) namanya , tapi kalau naik kereta dari Bandung turun sebelum Jogja. Mau tidak mau kami harus mencuci cd dan bra kami agar bisa digunakan lagi. Pagi-pagi saat aku menjemur cd dan braku, aku melihat pak A guru fisika juga sedang menjemur cdnya.
            “Lihat tuh pak A lagi jemur,” seru temanku. Salah satu temanku mengajak pada saat coffee break jam sembilan untuk mengambil cd pak A dan menjemurnya lagi diantara cd kita-kita. Semua mengangguk setuju, termasuk aku, sudah dalam bayanganku pak A pasti kaget cdnya ada diantara cd murid-muridnya yang cewek semua yang bandel-bandel.. Akhirnya tibalah saatnya, aku dan empat temanku keluar ke halaman bukan ke ruangan makan. Kami celingukan sebentar sebelum mengambil cd pak A. Setelah mengambil aku mulai membalikan badanku tapi terdengar suara pak A.
            “Aduh, cd bapak mau kalian apakan ya?” tanyanya. Aku menoleh temanku yang juga terkejut, ternyata bapak A itu sudah memperhatikan kegelisahan kami, jadi dia mengamati terus tingkah kami. Aku membalikkan badanku dan menghadap pak A yang tampak senyum-senyum simpul. Aku dan teman-temanku  tertunduk malu.
            “Mau aku jemur di sana pak,” ujarku dan sementara temanku menepuk jidatku dengan bogemmnya. Aku perlahan menuju ruangan makan ternyata minuman dan makananya sudah habis, aku gigit jari!!!!.
            “Kalian kembali ke ruangan ,kali ini kalian tak dapat makan dan minum,” tegurnya sambil senyum-senyum dan mengedipkan mata padaku dan teman-temanku.
            “Boleh diambil lagi kok, asal jangan disimpan!” teriaknya. Hii, hii, hii malunya.




Peristiwa kedua di tempat yang sama dan juga masih berkaitan dengan cd dan bra. Kebetulan hari itu yang memberikan materi seorang Romo ( seperti ustad dalam muslim), dan ampun romonya ganteng banget.  Malam hari jam 10 malam saat bel berbunyi tanda anak-anak harus tidur dan lampu harus dimatikan. Teman-temanku masuk ke kamarku karena kamarku bersebelahan dengan kamarnya romo. Setelah merasa aman, lampu aku nyalakan dan aku melihat keluar kalau kamar romo masih terang.  Aku dan teman-temanku lucu-lucuan dengan menggunakan bra di atas baju tidur dan memasang cd di kepala. Tiba-tiba salah satu teman nyeletuk.
            “Berani gak masuk kamar romo pakai seperti ini?” tanyanya.
            “Berani,” aku setuju dan yang lainpun mengangggukan kepalanya. Jadi berlima , aku dan teman-temanku membuka pintu kamar romo, tapi tak tampak romo. Setelah semua masuk, aku celingukan , kok romonya gak ada. Saat aku membalikan badan ternyata romo bersembunyi di balik pintu sehingga tak terlihat dan romo sedang tersenyum manis, aku ternganga malu sendiri karena rencananya mau bikin romo malu malah aku dan teman-temanku sendiri yang malu!!!!!  Benar-benar malu gara-gara cd dan bra!!!




20 komentar:

wyuliandari mengatakan...

Ha...ha...ngakak abis-abisan. Kok ya bisa-bisanya dapate ide super jahil itu ya :D

momtraveler mengatakan...

wkwkwk... maksud hati mo ngejahilin orang eh kedualuan dijailin :P

Indah Sulistyowati mengatakan...

Ya ampun Mak.. jail amat sih tapi saya salut atas nyali nya ;)

Santi Dewi mengatakan...

hihihi... benar2 anak2 yang jahil ya... :D

Irowati mengatakan...

Mak tira jahil jg ya,,,,, hihi.... pkai cd dikepala pula....duh duh...

Winda Carmelita mengatakan...

Hahaha mak tira kok kepikiran sih ngambil celana dalemnya guru :))

Tira Soekardi mengatakan...

Mak Santi jahil krn gak punya malu, masalahnya perempuan semua , mungkin kalau ada lak-lakinya juga malu deh seperti itu

Tira Soekardi mengatakan...

nah, itulah mak Winda kita sering dapet ide nakal saat sedang ngumpul satu geng, he,he,malah lagi tahun lalu reunian, disuruh bawa benda yg tak terlupakan saat di SMA, geng kita bawanya ya cd dan bra

Tira Soekardi mengatakan...

iya mak Ira, saking jahilnya sering dipanggil kepsek yg biarawati tapi tegas dan tertib banget, terus diceramahin deh

Tira Soekardi mengatakan...

mak Indah pada saat remaja biasanya nyalinya kuatlah , mereka kan tak pernah berpikir panjang yg penting bisa jahilin orang

Tira Soekardi mengatakan...

betul mak, mau ngejahilin malah malu sendiri, he, he, sampai saat ini masih saja terkenang2

Tira Soekardi mengatakan...

mak wyuliandari, saya lagi itu malu sekali saat kepergok apalagi sama romo yg ganteng itu. Rasanya mau kabur saja saat itu.

Hilda Ikka mengatakan...

Haha, ketangkap basah nih ceritanya..

Ade Anita mengatakan...

Hahhahahaha... itu romo serasa jadi kayak perawan di sarang penyamun deh..tiba2 liat muridd2nya pada masuk pake baju dalam di luar...hahahahah

Tira Soekardi mengatakan...

betul mak Hilda, ketangkap basah yg memalukan

Tira Soekardi mengatakan...

iya mak Ade, biasa anak perempuan yg cari perhatian,malah jadi malu

HM Zwan mengatakan...

hahahaha..ada2 sih usilnya mbk,kena deh hehehe

terdaftar
terima kasih sudah mengokuti GA silly moment
salam^^

Tira Soekardi mengatakan...

sama2 mbak , hi, hi, jadi keinget jaman dulu

angkisland mengatakan...

kwkwk bayangin masang bra di kepala jadinya mah haseehh hehe

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas Angki kalau ingat rasanya masih tertawa geli.

Posting Komentar