Kamis, 07 November 2019

Telaga Nilem Dengan Keunikannya




Waktu akan mencari tempat kegiatan buat anak-anak Circle of Happiness ternyata terdampar ke tempat wisata Telaga Nilem. Ternyata jalan menuju ke sana sempit dan turun dan naik. Jadi ada rasa takut sedikit karena saat itu berkendaraan motor. Tapi kayaknya sih memang enak pakai motor karen jalannya yang sempit buat simpangan mobil bakal susah. Dan pernah teringat banyak foto ciamik di telaga Nilem ini bertebaran di instagram . Jadi penasaran juga. Jadi jalan yang ekstrim tak menyurutkan untuk ke sana. Walau akhirnya agak kecewa juga.



Telaga Nilem ini berada di kaki gunung Ciremai, tepatnya di desa Kadeula, kecamatan Pasawahan , Kabupaten Kuningan. Jadi letaknya ini di perbatasan kapupaten Cirebon dan Majalengka dan Kuningan. Nah, telaga Nilem sendiri disebut demikian , karena mungkin pada saat ditemukan banyak terdapat ikan nilam. Akibatnya jadilah nama telaga Nilem.Telaga Nilem ini termasuk ke dalam kawasan Taman nasional Gunung Ciremai.Telaga ini terbentuk secara alami akibat letusan gunung Ciremai ratusan tahun yang lalu. Akibatnya muncul mata air di bawah telaga sehingga terisi dengan air. Sumber air langsung berasal dari mata air pegunungan. Akibatnya sangat jernih dan dingin sekali airnya. Terasa ngilu di tulang karena dinginnya air. Kedalaman air mulai dari semata kaki sampai 3 meteran. Saking jernihnya kita seperti melihat kaca yang didalamnya terdapat banyak terlihat pakis air yang berwarna hijau, juga bebatuan akan tampak .Di sini ada beberapa gazebo untuk duduk-duduk. Ada penjual makanan. Di telaga Nilem ini diijinkan untuk berenang. Makanya banyak terlihat penyewaan baju renang, ban pelampung dan kacamata renang. Hal ini karena di telaga Nilem ini bisa snorkling.


Jadi si sana disediakan dua kolam, yang dangkal dan dalam. Yang dangkal dari 0-2 meter sedang yang dalam dari 0-4 meter. Ikan-ikan yang ada dalam telaga ini sangat pemalu sehingga saat berenang dia akan sembunyi di bebatuan yang ada di sana.Ikannya berwarna perak kehitaman dengan ukuran 10-30 cm. Warna hijau yang berasal dari tumbuhan pakis air dan biru dari air yang jernih akan memadukan warna yang unik. Selain itu pakis air yang ada di dalam air yang termasuk Java Fern ini juga punya keunikan sendiri. Pakis air ini mampu menyerap nitrat dari air dan bisa tumbuh dengan  karbondioksida yang rendah dan cahaya yang rendah juga.

Sangat disayangkan keindahan telaga tidak ditunjang dengan fasilitas di sana. Jalan menuju telaga yang kurang bagus. Coba di sisi jalan menuju ke telaga kan bisa dibuat taman-taman kecil dan tempat duduk-duduk yang bagus seperti di tempat wisata lainnya. Tentunya akan lebih bagus. Sarana bermain untuk anak juga tak ada. Di sana juga ada bungalow yang tampaknya juga kurang bagus dengan jalan yang seadanya. Sungguh sayang sih. Jadi hanya melihat telaga alami yang tak ditunjang dengan fasilitas yang memadai dan tak ada buat tempat selfi yang bagus. Hanya foto di telaga saja yang bikin bagus, di lain tempat kurang ada spot foto yang bagus lainnya. Mungkin bisa jadi perhatian bagi pemerintah daerah setempat agar lebih bisa membuat telaga Nilem ini bisa jadi waisata yang asri dan indah dengan fasilitas yang bagus. Tapi tidak ada salahnya kalau mau melihat kejernihan telaga Nilem ini, cukup membuat kepala pusing menjadi segar kembali. Udara yang sejuk membuat kita betah berlama-lama di sana. Atau mau berenang di air yang dingin bahkan bisa bersnorkling di sana. Foto di dalam air memang spot yang bagus.

24 komentar:

Anisa mengatakan...

Bagus banget ya Mbak pemandangannya, jadi ingin kesana juga nih.

Meiga mengatakan...

Seger banget ya Mbak kelihatannya, apalagi pas panas seperti ini.

Alvi mengatakan...

Jadi pengen berenang nih Mbak, seger banget deh kayaknya.

Sasa mengatakan...

Terimakasih banyak sudah berbagi informasi yang sangat bermanfaat ini Mbak.

Diana mengatakan...

Wah, terimakasih sudah berbagi informasi tempat wisata ini Mbak.

Tika mengatakan...

Kondisi alamnya masih sangat terawat ya Mbak, bersih dan sejuk suasanannya.

Okapinote mengatakan...

eh aku orang kuningan kok gak tau ada telaga seiindah ini ya.
waduuhhh kalau pulkam harus kesana kayaknya. adem banget.

Tira Soekardi mengatakan...

yuk mbak anisa, ngadem di sini

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak meiga, dan pohon2 itu bikin nambah adem

Tira Soekardi mengatakan...

nah lebiha syik snorkling mbak alvi, bisa lihat ikan2 di bawah sana

Tira Soekardi mengatakan...

sama2 mbak sasa

Tira Soekardi mengatakan...

sama2 mbak diana

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak tika masih tp banyak sarana yang belum ada sebagai objek wisata

Tira Soekardi mengatakan...

okapinote , ini karena tempatnya yang nyempil di perbatasan tiag kabupaten

Reffi Dhinar mengatakan...

Wah seger di badan dan mata nih

Tira Soekardi mengatakan...

betul mas reffi

Ceritaeka mengatakan...

Wah satu lagi tujuan wisata kalau ke Cirebon. TFS ya Mak

Eri Udiyawati mengatakan...

Mungkin mengusung konsep benar-benar alami kali ya,Mbak? Jadi tidak ada fasilitas di situ. Pun tak ada spot foto yang bagus. Yang penting memang akses jalan ke situ perlu diperbaiki.

Annafi mengatakan...

Masya Allah bening banget telaganya 😮 ini HTM per orang berapa Mba? Jadi pingin ke sana.. semoga kedepannya jalanannya diperbaiki biar makin banyak pengunjungnya

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak eka

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak eri, jalannya masih sempit dan negrinya itu naik turunnya yang drastis banget

Tira Soekardi mengatakan...

15 ribu mbak annafi

Bunda Erysha (yenisovia.com) mengatakan...

MasyAllah bagusnya bun. Ya Allah aku suka banget itu tadi lihat airnya. Kayaknya enak ke sana ya buat istirahat dari hiruk pikuk kota jakarta hahhaa

Tira Soekardi mengatakan...

iya apalagi kalau snorkling , di bawah airnya lebih indah mbak yeni

Posting Komentar