Sabtu, 08 Februari 2020

Kekompakan Anak Dan Ibu



Peran orang tua dalam mendidik anak-anak sangatlah penting. Hubungan yang dekat harus dijalin dengan baik. Kedekatan anak dan ibu harus dipupuk sejak dini sehingga anak-anak mau bercerita kalau ada masalah terhadap dirinya dan ini juga memudahkan ibu untuk memasukan aturan, adab yang baik untuk anak-anaknya. Dan ibu juga gak bisa otoriter 100 persen , dan harus memberi kesempatan pada anak juga untuk bisa menentukan apa yang dia mau. Sejujurnya menjadi ibu memang butuh banyak belajar terus menerus dan berusaha sebaik mungkin sehingga gap antara anak dan ibu tidak terlalu jauh. Tentunya rasa sayang ibu terahdap anaknya begitu besar tapi jangan sampai rasa sayangnya justru menjerumuskan anaknya. Rasa sayang ibu terhadap anaknya atau sebaliknya bisa dilihat dalam tindakan sehari-hari. Dan ajang perayaan hari ibu juga bisa sebagai ungkapan rasa sayang terhadap ibunya. Memang sayang sama ibu itu setiap hari harus diterapkan tapi gak ada salahnya kita mengungkapkan rasa sayang kita pada ibu di hari ibu. Gak ada yang salahkan? Momen hari ibu bisa kita gunakan selain menyatakan rasa sayang kita pada ibu, bisa juga untuk kita berkontemplasi bagaimana ibu begitu menyayangi kita, apakah kita juga sudah menyayanginya sepenuh hati. Atau apakah kita masih belum menjadi anak yang baik. Jadi momen hari ibu juga bisa digunakan untuk menjadi pengingat kita untuk memperbaiki diri kita agar terus menyayangi ibu. Jadi baguskan ?



Nah, saat hari ibu bulan Desember kemarin, komunitas Circle of Happiness mengadakan lomba kekompakan ibu dan anak dan lomba membuat puisi untuk ibu. Tujuannya selain untuk memberikan banyak kegembiraan juga agar anak-anak diingatkan untuk selalu kompak dengan ibunya.

Lomba memindahkan kelereng dengan sendok.
Jadi mulai dari garis  Start. Pertama ibu memindahkan kelereng yang ada di sendoknya ke sendok anaknya dan ibunya bergerak ke depan anaknya untuk menerima kelereng dari anaknya. Terus begitu sampai garis finish. Kalau jatuh di tengah harus kembali dari awal lagi.



Lomba memindahkan bola pingpong dengan menggunakan cup kecil
Jadi setiap anak dan ibu di kepalanya diikat cup dengan cup menghadap ke depam. Mulai dari start. Ibu memindahkan bola pingpong yang ada di cupnya ke cup anaknya dengan cara menundukan kepalanya agar bola pingpong bisa jatuh ke cup anaknya. Ibunya bergerak ke depan anaknya untuk menerima bola pingpong . Terus sampai garis finish. Kalau jatuh di tengah harus kembali dari awal.



Lomba mngikat kedua kaki.
Kedua kaki ibu dan anak diikat satu yang kiri dan satu yang kanan. Dan mereka harus secepat mungkin sampai garis finish.



Anak-anak terus membuat puisi untuk ibu dengan menggunakan kertas hvs dan dilipat dengan cara yang kreatif agar menjadi bagus. Selain itu kertasnya dihias sedemikian rupa agar menjadi indah. Dan anak-anak membacakan puisi mereka di depan ibu-ibu mereka.selesai membacakan puisi untuk ibu mereka, pelukan hangat anatara ibu dan anak. Dan bagian ini bagian yang mengharukan. Seperti biasa , ada acara tukar akdo. Setiap anak membawa kado dengan maskimal harga 15 ribu rupiah dan barangnya harus bisa digunakan untuk anak perenpuan dan anak laki-laki. Setiap kado dibei nomer dan dibungkus dengan kertas koran. Kemudian anak-anak mengambil kocokan berupa nomer. Kalau dapat nomer 5 misalnya maka ia mendapatkan hadiah nomer 5.





Begitulah keseruan di acara hari ibu tahun ini. Dan terakhir anak-anak makan donut madu bersama.





10 komentar:

Bang Day mengatakan...

BAgus ini bu, juga biar anak masih mau bermain fisik tidak hanya menghabiskan waktu bermain hape

Siti Nurjanah mengatakan...

Seru banget acara lombanya, melatih kekompakan antara ibu dan anak

Tira Soekardi mengatakan...

sip bang day

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak siti

Reyne Raea (Rey) mengatakan...

Seru banget Mba, ibu anak kompak dan bisa bikin bonding berarti untuk keduanya :)

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak reyne

Latifah Kusuma mengatakan...

Kekompakan ini harus dipupuk hingga anak dewasa, bahkan selamanya. Aku sendiri menjadikan kekompakan bersama ibu sebagai energi positif

kantorbos mengatakan...

Kreatif nih komunitasnya.

Tira Soekardi mengatakan...

wah bagus tuh mbak latifah

Tira Soekardi mengatakan...

makasih kantorbos

Posting Komentar