Kamis, 12 November 2015

Cerita Kehidupan Laura Ingalls Wilder





 Gambar di sini
Salah satu judul dari seri Laura Ingalls

Membaca??? Itu sih kesukaanku . Dari sejak kecil buku selalu yang menemaniku saat waktu senggang. Bahkan ada buku yang sampai dibaca berkali-kali karena ceritanya sangat menarik. Salah satunya yang menjadi favori aku adalah buku cerita berseri yang menceritakan kehidupan Laura Ingalls  yang selalu ikut orangtuanya berpindah-pindah tempat. Buku serinya itu sampai hari masih ada dan turun temurun dibaca oleh anak-anak dan ponakanku . Ada sesuatu yang sangat menarik dari buku ini adalah cara penyampaian dengan bahasa yang sederhana dan benar- benar memberikan penjelasan tentang pengalaman Laura bersama keluarganya. Sangat detail sehingga kita bisa membayangkan semua peristiwa yang terjadi saat itu. Dan itu membuatku tertarik untuk terus membacanya.

Laura Ingalls dilahirkan di sebuah desa kecil di Pepin Wisconsin tertanggal 7 Februari 1867. Laura anak kedua dari empat bersaudara yang semuanya perempuan. Orangtuanya bernama Philip Ingalls dan Caroline Lake Quiner. Kakaknya bernama Marry, lalu adiknya berturut-turut Carry dan Grace. Laura menuliskan kisah perjalanan hidupnya yang dulu selalu berpindah-pindah mulai dari wilayah Minnesota,Iowa,Missouri,Kansas,perbatasan Indian dan perbatasan Dakota.  Akhirnya menetap di De Smet Dakota Selatan. Kisah perjalanannya Laura Inggals tuliskan ini setelah Laura menikah dan punya anak. Anaknya Roselah yang mendorong untuk menuliskan kisah perjalanan hidup Laura saat masih kecil sampai menikah.Karena saat Laura telah menikah, dia  melakukan perjalananan bersama suaminya Almanzo Wilder , dan cerita perjalanan ini diterbitkan oleh surat kabar de Smet. Ini menjadi karya pertama dari Laura Ingalls Wilder. Setelah terbit mulailah Laura Ingalls menulis dan memulai karier sebagai editor. Akhirnya kisah hiudp Laura Ingalls terbit dalam banyak seri , Rumah Kecil di Rimba Besar, Anak Petani,Rumah Kecil Di Padang rumput,Di Tepi Sungai Plum,Di tepi Danau Perak.

 Gambar di sini
Seri buku Laura Inggalls

Mengapa aku suka membaca kisah perjalananan Laura Inggals beserta keluarganya. Sangat inspirasi. Karena berisi cerita-cerita bagaimana keluarga ini selalu punya semangat untuk berjuang untuk meneruskan hidup walau badai menerjang. Halangan berupa panen gagal karena hama, karena badai yang hebat. Bagaimana mereka saling tolong menolong untuk membangun keluarga dalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan. Untuk bisa bertahan hidup di musim dingin mereka harus mengumpulkan persediaan makan di musim panas dan akan disimpan untuk musim dingin. Semua bahan makanan mereka buat dengan gotong royong, mulai dengan membuat daging asap, dendeng atau acar, selai. Semua bahan makanan diambil dari hasil pertanian, berburu atau dari tanaman hutan. Kerja keras dan keberanian yang selalu ada pada diri mereka tampak jelas saat ada beruang liar yang datang ke rumah mereka atau suara-suara srigala dekat rumahnya. Tapi semua itu bisa diatasi. Selain itu jiwa petualangan dari ayahnya membuat mereka akan selalu berpindah-pindah tempat kalau dirasa tempat itu sudah tak kondusif lagi. Mereka akan berpindah tempat dengan menggunakan gerobak yang ditarik oleh kuda.

Karena berpindah-pindah Laura juga harus bersekolah berpindah-pindah. Kalau saat di perjalanan ibunya akan mengajarkan mereka agar tak ketinggalan pelajaran nantinya. Kadang terjadi pertengkaran antar saudara tapi bisa diselesaikan dengan manis oleh pak Inggals. Dia selalu mendudukan anaknya yang bertengakar di pangkuannya . Satu di paha sebelah kiri dan satu di paha sebelah kanan. Dengan lembut dan bijak dia memberikan nasehat tapi tak menyalahkan sehingga anak-anaknya akan kembali akur tanpa dirinya merasa disalahkan orangtuanya. Pernah ada bencana penyakit yang menyebabkan Mary kakak Laura sakit panas tinggi yang menyebabkan kebutaan. Tapi Laura dengan telaten menjadi mata Mary. Dan Mary  masih bisa ikut sekolah berkat bantaun Laura. Suatu saat Mary disekolahkan khusus di sekolah yang mengajarkan huruf  braille. Selain itu keluarga Laura sangat taat pada Tuhan. Walau ada dalam perjalanan setiap saat mereka selalu berdoa bersama.

 Gambar dari sini
Tokoh utama di film Little House on The Prairie

Karena buku ini sangat inspiratif sekali akhirnya cerita-cerita ini dibuat film seri dengan judul Little House on The Prairie. Film ini dibintangi oleh Michael London,Melissa Gilbert dan Karen Grassle. Dan film seri ini pernah ditayangkan oleh TVRI. Aku masih ingat setiap film seri ini mulai aku selalu sudah siap duduk untuk menonton filmnya. Walau film seri ini tak bisa menggambarkan semua cerita petualangan dan pengalaman Laura tapi paling tidak kita bisa melihat cerita dari sudut audio visualnya. Sampai sekarang cerita ini masih selalu aku ingat. Benar-benar cerita yang mengandung banyak pelajaran hidup di dalamnya.



44 komentar:

Aireni L.B. mengatakan...

buku berserinya sampek menceritakan laura jadi orang tua gak mbak atau hanya menceritakan saat dia menjadi anak saja..

sari widiarti mengatakan...

bukunya ini masih bisa dicari tokbuk? kok aku nggak pernah liat yang ini ._.
atau akunya yang sliwer..

Sie-thi Nurjanah mengatakan...

Buku yang inspiratif, pasti tidak mudah harus menjalani hidup dengan selalu beradaptasi terhadap lingkungan baru lantaran harus berpindah-pindah.
Terima kasih sudah turut berpartisipasi di GA Buku Yang Menginspirasi

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Aireni, sampai menceritakan Laura jadi orangtua dan punya anak. Apalagi yg mendorong laura menulis adalah Rose anaknya Laura

Tira Soekardi mengatakan...

sudah jarang kayaknya mbak Sari,Pernah ada yang hilang salah satu judul saat dibaac ponakan , aku beli di tempat jualan buku bekas

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Siti tapi pengalaamn hidupnya bikin semangat ikut bergelora

Nia Haryanto mengatakan...

Aduh film itu, jadi inget dan kangen masa kecil. Machael London aku sukaaaa banget. :)

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Nia, sama suka banget

Pakde Cholik mengatakan...

Film seri yang penuh pelajaran ya Jeng.
Saya pernah melihat bekas lokasi shotingnya di Amerika.
Terima kasih resensinya
Salam hangat dari Jombang

Abah Raka mengatakan...

Inspiratif ya mbak, wajar akhirnya difilmkan. saya teringat masa kecil, harus pindah-pindah sekolah. eh akhirnya balik kandang lagi...

Intan Novriza Kamala Sari mengatakan...

Bukunya bagus ya mbak, semoga menang :)

Tira Soekardi mengatakan...

wah asyik sekali Pakde bisa ke sana, katanya juga ada museum tentang Laura Ingalls

Tira Soekardi mengatakan...

Abah Raka sangat inspiratif dan memang pantas untuk difilmkan

Tira Soekardi mengatakan...

iya bagus mbak Intan, makasih

Mugniar Marakarma mengatakan...

Sama Mbak. Ini dulu juga bacaan favorit saya. Waktu diterbitkan kembali, saya beli lagi ... sudah punya anak waktu terbit lagi.

Saya suka baca dulu karena menggambarkan dengan detail keadaan, sampai pakaian yang dipakai. Jaman dulu kan saya suka tuh dengan gaun2 panjang yang mengembang itu :) membaca bukunya jadi bisa membayangkannya ... :)

Cerita keluarga Laura ini asyik .... mereka hidup sederhana dan selalu gembira, ya. Padahal kesulitan selalu saja ada .... mestinya ditayangkan lagi filmnya ya Mbak

Windah Saputro mengatakan...

wah harus nyari nih di toko buku, kayaknya wajib buat dongengin abhi sebelum tidur

liannyhendrawati mengatakan...

Aaaah si Laura. Aku dulu suka nonton filmnya Little House, kalo bukunya belum pernah baca.

pipit mengatakan...

owwwhh saya suka banget seri Laura Ingalls ini :) sampe bela-belain harus komplit punya semuanya..

angkisland mengatakan...

waaaah membaca emang bikin heppy mah... hehe jadi tau dunia masa kecilnya mamah deh hehe

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Mugniar, menceritakannya sangat detail sekali jadi pembaca bisa membayangkan apa yg terjadi saat itu, keren

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Windah netah ay apa masih ada. Secara diterbitkan kembali saat anakku masih kecil. Mungkin bisa dibeli secara online

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Lianny, tapi kalau filmnya itu saat keluarga mereka di tenagh padang rumput, hanya sebagian saja dari begitu banyak ceritanya

Tira Soekardi mengatakan...

wah mbak Pipit asyik dong

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas Angki. Coba deh baca ini cerita pasti asyik

Pengobatan Infeksi Ginjal mengatakan...

semoga menang

Rani R Tyas mengatakan...

Aku tahu cerita Laura dari cerita ibuku lalu kami sempat menonton juga di TVRI ya. Aku paling suka saat bagian mereka dikepung serigala dan kalau gak salah mereka cuma berempat ya karena ortu mereka sedang pergi. Oh ternyata film Laura ini ada bukunya ya, jadi tahu juga judul film nya. Makasih Mbak Tira jadi tahu sekarang ini

Ade Anita mengatakan...

Jadi inget film laura ingals aku... dulu gak pernah absen mantengin tv.. tapi kok ya lebih seru filmnya tetep

Tira Soekardi mengatakan...

Pengobatan infeksi ginjal, makasih

Tira Soekardi mengatakan...

ia mbak Rani, tuliusannya begitu detail menceritakan pengalamannya dan membuat kita berimajinasi dengannya

Tira Soekardi mengatakan...

tapi filmnya hanay sebagian dari cerita keseluruhannya mak Ade. masih banyak ceriat-ceriat alinnya di buku serinya

momogrosir mengatakan...

jadi pengen baca cerita lengkapnya

Hairi Yanti mengatakan...

Saya belum pernah baca buku ini nih, Mbak :(

Tira Soekardi mengatakan...

momogrosir sepertinya sekarang sudah gak cetak lagi deh

Tira Soekardi mengatakan...

Nah mungkin mbak yanti angkatan sekarang karena buku ini sudah lama terbitnya sekarang juga agak susah nyari bukunya

adetruna mengatakan...

mbak. berarti TVRI gudangnya film bermutu ... seperti Laura Ingalls dlm seri little house on the prairie ..

Tira Soekardi mengatakan...

iya Adetruna, film yang bermutu dan bisa diambil banyak pelajaran

Lidha mengatakan...

wah, saya baru tau ada bukunya.. tau filmnya aja, duh suka banget tvri jaman dulu.. kangen tayangan bgitu

Tira Soekardi mengatakan...

justru bukunya dulu yang keluar baru filmnya mbak Lidha

Evi Sri Rezeki mengatakan...

Saya enggak nonton serialnya. Saya tahu cerita Laura ini dari komik Topeng Kaca :D

Tira Soekardi mengatakan...

oh gitu ya mbak Evi. cerita yang menarik, cuma sekarang sulit carinya sepertinya sudah gak diterbitkan lagi

indah nuria Savitri mengatakan...

ini buku kesayangakuuu mbaaaa...sukaaa banget danalha,dulillah aku punya kompliiit lho...dalam bahasa Inggris tapinya :)

Tira Soekardi mengatakan...

sama mbak, dan seri bukuku akhirnya dibaca oleh anakku dan ponakanku. Aku nyari sekarang di toko buku gak ada lagi, sayang

Anonim mengatakan...

sis...sharing dong jaman saya sd pernah baca buku yang mirip begini diperpus SDku ceritanya tentang 5 anak gadis yang hidup di pondok didalam hutan, anna betty lisa..siapa lagi lupa. tapi judulnya lupa T.T . Satu buku cuma ceritakan 1 tokoh utama gadisnya.... kangeen banget, kira2 ada yang tau ngga? pernah baca juga ngga yah....sharing email ya kalo ada ke alexa_yuen@yahoo.com trimss

Tira Soekardi mengatakan...

waduh aku kurang tahu , maaf

Posting Komentar