Kamis, 21 Juli 2016

Masih Trendkah Mengirim Kartu Ucapan





Wah, jaman digital ini menjadikan mengirim kartu itu menjadi sesuatu yang sudah tak diminati lagi. Karena dengan ponsel yang semakin canggih , kita bisa mengirim kartu ucapan apapun dengan gambar yang menarik, bahkan dengan foto-foto yang ulang tahunpun bisa. Dan itu terlihat semakin jarang orang menjual kartu ucapan untuk dikirimkan atau postcard bergambar. Aku masih ingat dulu jaman aku kecil, kartu ucapan dan postcard itu mengikuti perayaan agama atau perayaan lainnya. Saat lebaran banyak dijual kartu lebaran atau pas natal banyak dijual kartu natal . Dulu disibukan juga membuat kartu kreasi sendiri untuk teman atau sahabat, seru. Kita berlomba-lomba membuat kreasi yang lain daripada yang lain agar yang menerima akan bahagia. Apalagi dibuat dari kreativitas sendiri.



Awalnya kartu ucapan ini berasal dari negara Inggris. Seniman yang bernama John Callcot Horsey membuat kartu uacpan natal dan tahun baru untuk teman-temannya. Dan dia mulai membuat kartu dengan gambar yang menarik yang bisa mencerminkan perasaan seseorang. Akibatnya banyak orang yang akhirnya tertarik mengikuti dia. Dan banyak yang mulai memesan pada John. Akhirnya kartu ucapan ini menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia. Kartu ucapan dibuat untuk menyampaikan perasaan , pelengkap kado spesial, bahkan sekarang dipakai sebagai kartu ucapan ulang tahun, kelahiran bayi dan masih banyak lagi.



Walau sekarang kartu ucapan kalah dengan  banyaknya orang yang memiliki ponsel tapi masih banyak juga yang mengirimkan kartu ucapan pada sahabat, saudara bahkan orang tua. Karena kartu ucapan masih  punya manfaat yang berarti seperti :

  • 1.      Masih dianggap sebagai komunikasi formal yang masih pantas digunakan untuk berinteraksi antara lembaga/personal

  • 2.      Kartu ucapan juga media yang netral untuk menyampaikan perhatian secara etika.

  • 3.      Juga dalam dunia marketing kartu ucapan juga bisa meningkatkan interaksi dengan  mitra /relasi.



Untuk itu aku baru-baru ini mengajarkan anak-anak di komunitas Circle of Happiness. Membuat kartu lebaran. Ada empat jenis kartu lebaran yang bisa dimodifikasikan dan dikreasikan oleh anak-anak. Bahannya dari kertas jeruk dan kertas warna. Alat lainnya gunting, pinsil warna dan lem. Setiap anak berkreasi dengan imajinasinya. Hasilnya juga cukup bagus dan rapih. Kartu buatan sendiri itu sangat personal dan mungkin kalau dikirim ke pada sahabat/saudara lebih terkesan , karena yang menerima akan menghargai kita yang telah membuat kartu untuk dirinya. Ucapan yang kita tulis juga tak terpaku saklek seperti yang terdapat di kartu-kartu yang sudah jadi. Kita bisa membuat puisi atau kata-kata mutiara untuk melengkapi ucapannya. Ini akan lebih indah dan terkesan sangat mendalam. Diyakini yang menerima juga akan terkesan. Hal inilah yang ditujukan kegiatan membuat kartu ucapan lebaran. Dengan membuat kartu lebaran sendiri dengan ungkapan perasaan dengan tulisan tangan sendiri akan lebih mengena di hati. Jadi tak ada salahnya kalau kita punya waktu luang untuk mengajak anak-anak kita membuat sendiri kartu ucapannya. Selamat membuat kartu bersama anak-anak, pasti akan mengasyikan dan menggembirakan.



73 komentar:

Ria Handayani mengatakan...

Kreatif sekali mbak Tira, waktu kecil saya suka berkirim kartu lebaran.

Ria Handayani mengatakan...

Kreatif sekali mbak Tira, waktu kecil saya suka berkirim kartu lebaran.

Mas Darsono mengatakan...

wah, semoga masih ada yg kirim2 seperti itu bu...
wuihhh... keren bu idenya...

oh ya, sangat kreatif bu...

no la mengatakan...

Aku sampe sekarang lebih suka kirim dan nerima kartu fisik dibanding digital.. Tapi baru tau sejarah kartu ucapan dari postingan ini.. Nice post Mba.. :)

Levina Mandalagiri mengatakan...

Anak saya masih bikin Mbak kalau dari sekolah. Kadang pas idul fitri misalnya, bikin ucapan mohon maaf ya Bu...atau ucapan lainnya. Lucu deh kalau dapet kartu ucapan dari anak-anak.

herva yulyanti mengatakan...

Kreatif banget mba Tira, sebenarnya saya paling suka dikirimin kartu, dulu sampe saya SMP masih tukeran kartu suka berburu untuk dikirim ke teman2 padahal rumahnya ga jauh :))

Anjar Sundari mengatakan...

Iya kartu ucapan sampai sekarang masih ada gunanya ya mbak Tira, terutama untuk kirim parcel pada relasi hehe

Keren sekali mbak bisa mengajarkan pada anak-anak untuk terus melestarikan hal baik ini. Iya sih jangan sampai anak cucu kita nanti ngga tahu apa itu kartu ucapan ya, meskipun mereka sudah ngga menggunakan :)

Salam kenal mbak Tira, blognya bagussss :)

Anisa AE mengatakan...

Di sini udah gak ada mbak gituan. :v

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mbak Ria

Tira Soekardi mengatakan...

iya Mas darsono, lebih personal dan ada bentuk fisiknya

Tira Soekardi mengatakan...

mbak no la, aku suka menenrima postcard bergambar apalagi tentang pemandangan, hemmmm

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Levina, kalau dari anak2 itu selalu menyenangkan bagaimana hasilnyapun

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Herva, aku suka tukeran akrtu postcard dengan teman pena dari luar negeri

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Anjar, biar anak2 lebih bisa berkreasi banyak

Tira Soekardi mengatakan...

oh gitu ya

Reta Yudistyana mengatakan...

Kirim-kirim kartu Lebaran (atau ucapan lainnya) dalam bentuk fisik juga terasa lebih personal dan kalau buat saya pribadi rasanya pengirimnya lebih tulus mengucapkan hehehe

Ade Anita mengatakan...

masihhhhh... anakku senang jika menerima kartu lebaran dari sahabat penanya.

Obat Herbal Jelly Gamat Gold G mengatakan...

asik dan seru pastinya mbak

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Reta, juga tak terpaku dengan kalimat yang ada di kartu

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Ade, aku juga merasakan dulu saat masih suka tukar2an kartu/postcard

Tira Soekardi mengatakan...

iya obat herbal

prana ningrum mengatakan...

unik dan menarik mbak idenya...dulu aku suka banget berkirim2 surat kek gini.apalagi pas hari raya.sayangnya sekarang udah mulai tergerus dengan teknologi ya mb.

prana ningrum mengatakan...

unik dan menarik mbak idenya...dulu aku suka banget berkirim2 surat kek gini.apalagi pas hari raya.sayangnya sekarang udah mulai tergerus dengan teknologi ya mb.

prana ningrum mengatakan...

unik dan menarik mbak idenya...dulu aku suka banget berkirim2 surat kek gini.apalagi pas hari raya.sayangnya sekarang udah mulai tergerus dengan teknologi ya mb.

Kanianingsih mengatakan...

Saaya udah ga kirim2 kartu, pakai WA aja :)

ria mustika mengatakan...

kartu ucapan fisik memang lebih ngena rasanya mbak dibandingkan yg digital

Tira Soekardi mengatakan...

yup, anak2 juga sangat antusias

Tira Soekardi mengatakan...

lebih praktis ya mbak Kania

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Ria

Ida Tahmidah mengatakan...

Wah jadi terkenang zaman dahulu kala...hehe

Pakde Cholik mengatakan...

Kayaknya kartu lebaran masih banyak dijual.
Jika bisa membuat sendiri tentu lebih asyik.
Salam hangat dari Jombang

rahmiaziza.com mengatakan...

Cakeeep kartunya. Dulu jaman SD sampai SMA aku rajiin kiri kartu lebaran, tapi beli, ngga bisa bikin yang bagus sih hehe

Timur Matahari mengatakan...

Saya malah dari kecil hingga sekarang belum pernah buat kaya beginian, apalagi sampai mengirimkannya ke orang lain.

pipit mengatakan...

waaaaa... kalo dulu sih pas jaman sekolah saya suka bikin sendiri kartu ucapan :) sekarang udah keganti ama medsos *tutup muka*

Ophi Ziadah mengatakan...

aku suak terharu mah klo dpt kartu ucapan dr anak2ku hihi...mrk suka kasih surprise gt pake kartu ucapan bikinan mrk sendiri

April Hamsa mengatakan...

Bagi saya kartu ucapan itu msh sangat terasa spesial mbak, apalagi klo saya yg dikirimin hehe

evylia hardy mengatakan...

Sesekali masih menerima kartu juga, dan senang rasanya. Padahal dulu semasa SMP SMA kartu-kartu itu sepertinya biasa saja. Tapi karena sekarang makin jarang, jadi terasa istimewa kalau menerimanya

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Ida, jadi kirim kartu jadul banget ya

Tira Soekardi mengatakan...

iya pakde tapi sudah tak terlalu banyak variasinya

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Rahmi biar mereka berkreasi sendiri

Tira Soekardi mengatakan...

mungkin mas Arif laki-laki ya, biasanya kurang suka bikin kartu

Tira Soekardi mengatakan...

sekarang dimudahlan oleh medsos ya mbak Pipit

Tira Soekardi mengatakan...

wah anak2nya sangat perhatian sama mbak Ophi

Tira Soekardi mengatakan...

wah, mbak April meamng yahud deh, entar tak kirimin kartu

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Evylia,jadi istimewa karena sudah jarang yang kirim kartu ya

evrinasp mengatakan...

ih lucu, masih kok mbak, aku seneng banget kalo dapet kartu ucapan

Nunung Yuni Anggraeni mengatakan...

Waah kreatif banget Mbak.Aku dulu juga sering kirim kartu lebaran Mbak.Kesannya lebih personal gitu.Sekarang juga jaman teknologi canggih bisa pakai kartu ucapan lewat h p tapi saya lebih bahagia jika dikirimi kartu lebaran yang dikirim lewat pos bukan digital

Nunung Yuni Anggraeni mengatakan...

Waah kreatif banget Mbak.Aku dulu juga sering kirim kartu lebaran Mbak.Kesannya lebih personal gitu.Sekarang juga jaman teknologi canggih bisa pakai kartu ucapan lewat h p tapi saya lebih bahagia jika dikirimi kartu lebaran yang dikirim lewat pos bukan digital

Yati Rachmat mengatakan...

Hehe...senyum juga ibadah lho, selain kita bisa keliatan menarik, wlp, misalnya wajah kita pas-pas-an, hehe...

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak evrinasp, kayaknay lebih seruuu dan aku suka tak simpan apalagi kalau dapat dari orang istimewa

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Yuni, ada loh temanku malah sekarang punya komunitas yang bisa tuker2an kartu dengan teman2nya yang di luar negeri

Tira Soekardi mengatakan...

wah bunda Yati salah komen ya.

Kgenzaru Khuluq mengatakan...

klu saya sih ngirim2 ucapan biasanya lewat grup2 social media aja mbak, udah jrang bnget pkai kyak kartu2 ucpan kyak gitu, sukses cikgu :) hehe

Nur Islah mengatakan...

Kalo dpt selamat pake kartu, pasti yg terima merasa lbh special ya..sy dh lama tdk dpt kartu mba, biasanya cuma dpt kartu undangan kawinan aja hehehe

Yuni andriyani mengatakan...

Kelak kegiatan ini akan menjadi mahal dan banyak komunitas bermunculan...:)

Lia Nurmalasari mengatakan...

Rasa rasanya sudah lama sekali tidak saling kirim kartu ucapan. Kalau tidak salah terakhir itu sebelum tahun 2010 an. waaahhh

haryanti mengatakan...

kangen mengirim kartu ucapan, zaman sekarang sudah susah untuk menemukan orang yang masih suka dengan mengirim kartu ucapan.

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas Khuluq, lebih praktis ya

Tira Soekardi mengatakan...

ha, ha, mbak Nur bisa saja, kadang undangan kawinan juga sudah mulai yang diposting di medsos

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Yuni

Tira Soekardi mengatakan...

orang sudah malas kirim kartu ya mbak Lia, praktis pakai medsos

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak haryanti, sudah sulit, maunay yang praktis saja

CatatanRia mengatakan...

iya udah jarang banget orang pakai kartu ucapan sekarang, biasanya suka diselipin diparsel lebaran. tp kemaren parsel lebaran dirumah ortu tanpa kartu ucapan :D boleh jg nih idenya mba buat ngajak main si iyas bikin kartu ucapan

Junaidi Net mengatakan...

keren banget inofasinya mbak,,,

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Ria, sekarang diparcel juga kartunya kecil

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mas Junaidi

Lidha Maul mengatakan...

masih ada sih, tapi udah nggak ngetrend lagi. Tapi saya suka banget kalau ada yang ngasih

Tira Soekardi mengatakan...

iya masih ada yang jual juga tapi gak variatif seperti dulu ya mbak Lidha

Liswanti Pertiwi mengatakan...

Eh saya masih kirim kartu ucapan, apalagi pas lebaran kemarin, ke beberapa teman dan kerabat sambil kirim parcel mini.

Liswanti Pertiwi mengatakan...

Eh saya masih kirim kartu ucapan, apalagi pas lebaran kemarin, ke beberapa teman dan kerabat sambil kirim parcel mini.

Tira Soekardi mengatakan...

wah , kayak ibuku sih, kirim parcel dengan kartu ucapan

Unknown mengatakan...

kalau jaman dulu dapet kartu ucapan tu sesuatu banget kayanya :) dan seru pas bisa bikin sendiri dibandingkan harus beli tapi sekarang si kayanya udah jarang orang yg pakai

Tira Soekardi mengatakan...

iya rasanya bahagia ya

Posting Komentar