Kamis, 16 Juni 2011

Permen

Siapa gak kenal dengan permen. Semua suka dengan permen terutama anak kecil. Mereka senang karena rasanya manis , enak dan kadang-kadang bentuknya yang lucu dan bungkusnya warna-warni. Tapi permen termasuk makanan junkfood makanan sampah karena kandungan gzinya kurang.

Kandungan yang ada di permen seperti sukrosa/glukosa yang biasa dikenal dengan gula pasir sehingga permen sering disebut dengan gula-gula. Glukosa dipakai untuk memperbaiki tekstur permen agar terasa lembut. Ada sakarin atau siklamat yang memberikan rasa manis tapi bila pakai sakarin suka terasa pahit atau getir di lidah. Ada lagi asam malat atau asam sitrat yaitu asam organik yang memberikan rasa asam segar seperti jeruk. Juga ada zat pewarna yang memberikan warna permen dan ditambah dengan tambahan zat lain seperti susu.

Tau gak ternyata permen selain sebagai junkfood juga bisa mengurangi nafsu makan

karena bila banyak makan permen akan memberikan rasa kenyang, juga menyebabkan sakit gigiakibat gulanya apalagi bila banyak makan permen apalagi yang terjadi pada anak-anak searing disebut dengan gigi gerigis. Hard candy/permen keras bisa menyebabkan sering kentut (kaya ubi ya...) karena kandungan sorbitol,xylitol,malitol yang bisa menimbulkan gas sehingga perut kembung.

Nah, kalau kita tau permen hanya sebagai junkfood sebaiknya jangan makan permen terlalu banyak. kalau saya selalu mengarahkan anak-anakku utuntuk tidak sering makan permen dan makan permen hanya pada event tertentu saja, misalnya pada pesta ulang tahu, lebaran ata ada acara besar lainnya. Dan ternyata anak-anaku sampai sudah besaar tidak maniak dengan permen sepert anak-anak lainnya.

Permen juga bisa digunakan untuk hantaran atau hadiah untuk teman, seperti terlihat di gambar,permen sugus dan lolipop bisa disusun seperti bunga dan bisa disusun seperti rangkaian bunga atau ditaruh di vas bunga. Atau permen hopies dijadikan kelopak bunga mawar yang juga bisa dirangkai.


Akhirnya permen bisa digunakan sebagai bingkisan/hantaran dan dimakan dengan syarat tidak boleh berlebih...nanti sakit gigi...yang aduhai sakitnya......

0 komentar:

Posting Komentar