Senin, 04 November 2013

Dongeng yang Sudah Ditinggalkan


Masih teringat daalm benakku, ibuku suka sekali mendongeng saat aku hendak tidur malam . Ceritanya macam-macam dan kadang imajinasiku sering membayang hal-hal yang indah dan sering bermimpi bisa jadi putri yang bertemu dengan pangeran ganteng. ternyata kebiasaan mendongeng saat ini sudah sangat kurang sekali dengan alsan orang tua sibuk dan harus pulang kerja sudah larut malam , sehingga tidak mempunyai kesempatan untuk mendongeng.

Dongeng kalau bisa disebutkan demikian adalah kisah yang diambil dari hal yang fiktif atau bisa juga kisah nyata yang dibuat menjadi alur cerita yang berisi pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berhubungan dengan makhluk lainnya. Kalau dilihat manfaat dari dongeng itu sendiri  banyak sekali , seperti akan mendekatkan orang tua dengan anak,mengembangkan kemamuuan otak , kemampuan berbahasa, meningkatkan minat baca, meningkatkan kecerdasan emosional, hal ini sangat penting sehingga anak tidak cerdas otaknya saja tapi dia bisa mengatur emosi jiwanya lebih baik. Selain itu membentuk anak mempunyai rasa empati yang tinggi.

Betapa penting dongeng bagi anak-anak , inilah yang mendasari aku untuk mendongeng bersama anak-anak di Yayasan Al Kahfi Cirebon. Saya menggunakan boneka yang dibuat dari dus bekas dan dibuat profil dari tokoh-tokoh yang akan diceritakan untuk anak-anak. Cerita ini saya buat waktu mengikuti even festival fiksi anak di kompasiana..Ternyata waktu saya mulai dengan dongeng , ternyata mereka terlihat belum biasa dengan aktivitas mendongeng.

Selesai mendongeng saya menyuruh beberapa anak untuk mengulang kembali dongeng tersebut, ternyata mereka bisa memeragakan kembali apa yang saya ceritakan walau di sana sini masih ada yang salah. Harapan yang paling bisa terlihat , mereka sudah bisa merekam apa yang mereka dengar dan mudah-mudahan pesan moral tentang peduli sampah bisa tercerna di otak mereka..

Ternyata sangat menyenangkan bisa mendongeng di sana, karena ini juga merupakan pengalaman pertama mendongeng buat orang lain, mudah-mudahan dapat kesempatan lagi untuk bisa mendongeng di tempat yang lain.. Oh ya ternyata , boneka yang kubuat diminta oleh anak-anak disana , walau berat tapi melihat kegembiraan mereka mendapatkan alat peraga tersebut, saya relakan hasil tangan yang kubuat dengan susah payah tentunya. Tapi melihat kegembiraan mereka, semua rasa capai hilang sudah.





2 komentar:

Ika Hardiyan Aksari mengatakan...

Terimakasih mbak sudah berbagi cerita tentang dongeng. Yuk semangat mendongeng :)

Tira Soekardi mengatakan...

betul, jaman sekarang ortu jarang mendongengkan cerita buat buah hatinya hanya dg alasan sibuk, padahal justru dg mendongeng saat malam anak merasa bisa dekat dg ibunya setelahs eharian ibunya bekerja.

Posting Komentar