Minggu, 29 Maret 2015

Olahan Ubi Ala Bocil







Ubi jalar (Ipomoea batatas) tanaman merambat dan biasa dibudidayakan oleh masarakat untuk diambil umbinya. Selain itu daun ubi jalar juga bisa dimanfaatkan untuk dibuat sayur, biasanya di negara Asia. Dan ada juga yang dijadikan tanaman hias karena keindahanan daunnya . Ubi jalar ini sangat mudah dibudidayakannya. Biasanya dengan mempergunakan stolon/batang rambat ubi yang kemudian dimasukkan ke dalam tanah.Selain itu sangat membutuhkan sinar matahari langsung. Dan hanya perlu pemleiharaan yang sederhana seperti membersihkan dari gulma, pemberian pupuk urea atau organik. Untuk memanen juga mudah dengan cara mencangkuli di sekitar tanaman, baru ubi diambil. Ini gunanya agar ubi tak rusak karena cangkul atau alat pertanian lainnya.



Ubi jalar ternyata memiliki nutrisi yang cukup lengkap. Bebas lemak , mengandung 79% kebutuhan harian vitamin A dan 65% vitamin C dalam satu cangkir /porsi. Karena ada vitamin A tentunya banyak mengandung beta karoten yaitu antioksidan alami yang bisa cegah radikal bebas dan penyakit.Selain vitamin C juga mengandung vitamin B, fosfor dalam jumlah tinngi yang bisa mencegah infeksi. Dan termasuk makanan terbaik untuk ibu hamil. Selain itu ubi juga bisa mengurangi gejala sakit untuk penderita arthritis.



Tentunya  karena manfaat ubi yang begitu banyak, perlu diperkenalkankan agar ubi bisa dinikmati oleh lebih banyak orang lagi. Selama ini ubi hanya direbus atau digoreng. Perlunya olahan ubi yang membuatnya tampak menarik dan rasa yang enak. Ini memungkinkan ubi bisa menjadi panganan favorit. Waktu saya mengadakan kegiatan bersama bocil di Yaysan Al Kahfi Cirebon, saya mengajarkan membuat olahan sederhana dari ubi. Anak-anak bisa membuatnya sendiri.

Alat dan bahan yang digunakan
            1.      Ubi dikukus. Lebih enak kalau ubinya ubi ungu.
            2.      Keju
            3.      Meses
            4.      Susu kental manis putih.
            5.      Pisau
            6.      Talenan
            7.      Hiasan.
            8.      Tusuk gigi.

Cara membuatnya
            1.      Ubi dikukus , jangan direbus karena akan terlalu banyak air yang menyerap ke ubi sehingga ubinya menjadi lembek.
           2.      Kupas kulit ubi dan potong kotak-kotak sesuai selera.
           3.      Susun di piring kecil. Kemudian  di atasnya diberi susu kental manis.
           4.      Taburi parutan keju atau meses sesuai selera.
           5.      Hias .



Di sini agar semua bocil bisa merasakan taburan meses dan parutan keju,setiap anak boleh menaburkan setengah bagian dengan meses dan setengah bagian lagi dengan parutan keju. Dan bocil membuat hiasan di atas olahan ubi dengan bantuan tusuk gigi dan kertas warna-warni. Saat mereka sudah melihat olahan ubi dengan hiasannya, mereka jadi takut untuk memakannya. Mereka bilang sayang untuk dimakan. Tapi akhirnya karena penasaran akhirnya mereka mencobanya  . Ternyata mereka sangat suka sekali. Mereka bilang biasanya mereka makan ubi rebus dengan garam  Saya cuma bisa tersenyum kecut. Bagi mereka olahan ubi yang mereka buat hari ini adalah camilan yang cukup mewah bagi mereka. Kegembiraan mereka sore itu , begitu membuat hatiku bahagia. Melihat ekspresi ceria saat makan bersama , aku berjanji akan mengajarkan mereka kembali olahan yang mudah dikerjakan mereka.


16 komentar:

Kania Ningsih mengatakan...

enaaaaak...kemarin saya baru bikin juga camilan dr ubi mak. tapi dibikin bola2. ubinya campur tepung diisi gula, goreng. kapan2 nyoba ah kaya gini. tapi kalo dikukus lama dong ya?

Ninik Setyarini mengatakan...

penting juga mengenalkan makanan tradisional kepada anak-anak...
saya juga suka ubi, singkong, talas n bentul Mbak.... :D

Tira Soekardi mengatakan...

mak Kania , gak lama kok , jadi didihkan dulu kalau sudah mendidih baru ubi dimasukan ke dalam kukusannya.

Tira Soekardi mengatakan...

Iya mak Ninik, atpi harus dimodifikai seperti makanan modern karena anak sekarang sudah terbiasa makan pizza . kaya singkong , aku sering bikin singkong goreng di potong seperti kentang goreng trus dia atasnya dikasih mayones dan parutan keju, nah anak2 baru suka .

Ipah Kholipah mengatakan...

mantaaaaap hehhehehe

Tira Soekardi mengatakan...

mantap juga mbak Ipah

belalang cerewet mengatakan...

saya pernah bikin, pakai ubi kuning, Mbak. Dikukus, trus dilembekkan campung tepung, mentega, gula, dan diisi meses. Anak-anak suka banget. Apalagi saya :) Heheh.

Sulaeman mengatakan...

Kayanya enak nih buat makanan dari ubi ini ya bu,, jadi laper :D

Tira Soekardi mengatakan...

wah itu kayaknya enak mas , mungkin bsia aku coba deh. memang kita perlu memvariasikan makanan tradisional agar bisa kena dg lidah anak2 sekarang

Tira Soekardi mengatakan...

mangga Mas Sulaeman dicoba, pasti ketagihan

Nathalia DP mengatakan...

kalau jav suka ubinya dibuat bola2 :D

Tira Soekardi mengatakan...

tentunya selera kita berbeda ya mbak Nathalia. By the way, semua panganan ubi pastinya maknyus

Susi Susindra mengatakan...

Penasaran foto hasilnya.

Tira Soekardi mengatakan...

ada paling atas tulisan foto hasilnya mak Susi

angkisland mengatakan...

waahh rame" seru ya mah... tabungan akhirat anak" yang sehat bermanfaat insyaAllah mah mantap euyy..... salam buat adik" mah mantap....

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mas Angki, doain aku terus ya, aku juga mendoakanmu agar terus jadi manusia yang soleh

Posting Komentar