Sabtu, 09 Mei 2015

Mukena Putih VS Seprei Putih






Mukena putih
VS
Sprei Putih

Ini pengalaman aku saat sedang mendampingi siswa-siswaku retret di Baturaden Purwokerto. Kejadiannya sudah cukup lama. Kebetulan kebanyakan siswa-siswaku beragama katolik karena aku mengajar di sekolah katolik. Ada beberapa murid yang juga muslim. Di tempat retret itu juga ada mushola kecil yang ditujukan untuk murid yang muslim. Di acara retret ini anak-anak dibina karakternya agar mereka mandiri punya sifat kepepimpinan, kejujuran, kerja sama, empati, saling tolong menolong dan lain sebagainya. Kegiatan berupa sharing, outbound maupun tindak nyata.

Tentunya saat menjalani retret ada aturan yang harus dipenuhi oleh murid-murid. Salah satunya harus tidur tak boleh larut malam. Jadi ada jam malam yang harus dipatuhi oleh anak-anak. Biasanya setiap hari kegiatan sampai jam 9 malam. Setelah itu anak-anak diharuskan langsung tidur di kamar-kamar masing-masing. Ada salah satu siswa  yang cukup bandel. Selain itu jail. Namanya Faza. Dia sering menakut-nakuti teman yang lain dengan menyamar jadi hantu dengan menggunakan kain seprei. Kebetulan di sana kain sepreinya semua berwarna putih. Tiap kamar dia gedor dan habis itu akan terdengar teriakan anak perempuan. Beberapa kali aku tegur tapi anak itu gak pernah kapok.

Suatu malam, sekitar jam 10 malam, setelah solat isa, aku mau mengontrol kamar anak-anak apakah mereka masih ngobrol atau masih ribut di dalam kamar. Belum sempat aku melepaskan mukenaku, terdengar  suara gemeresek di depan kamarku. Aku agak berdebar, memang katanya tempat retret ini agak seram .  Waktu itu aku menggunakan mukena berwarna putih.  Dan tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kamarku. Ah, paling anak-anak yang mau minta obat atau mau numpang menelpun orangtuanya. Makanya aku bukakan pintunya. Saat pintu terbuka, aku melihat Faza  berdiri dengan seprei yang menutupi seluruh tubuhnya. Mungkin dia akan menakut-nakuti aku. Tapi alangkah terkejutnya dia setelah melihat aku . Dikiranya aku hantu karena saat itu kamarku memang agak gelap karena aku memakai lampu untuk tidur dan mungkin dari luar hanya tampak orang yang berpakaian putih-putih. Faza  teriak dan langsung lari sambil teriak Hantu!!!!!. Aku terpana sekejap dan langsung terbahak-bahak. Rasain itu anak!!!!. Karena teriakan Faza , semua anak keluar dari kamarnya dan mengerumuni Faza yang ketakutan . Mereka ribut sekali. Aku melepaskan mukenaku dan menuju ke kekerumun anak-anak. Saat aku menceritakan kejadian yang sebenarnya,semua anak mentertawakan Faza. Aku melihat dan menggetok kepalanya.
            “Rasain kamu. Makanya jangan suka nakut-nakuti temannya. Ini pembalasan untuk kamu,”tukasku. Faza meringis dengan wajah yang masih pucat pasi. Esoknya tak ada lagi jeritan anak-anak. Faza sudah kapok ternyata...... Mukena putih disangkanya hantu, ha, ha.....

Tulisan Ini Diikutkan dalam Giveaway Menyambut Ramadhan


Sumber gambar orang solat :http://t3sy4.blogspot.com/2011_11_01_archive.html
Sumber gambar hantu  :http://www.ypayonline.com/ypayvideo/detail_videos.php?id=zdEQGLDXyyw&name=Video%20pocong%20lucu

38 komentar:

Ika Hardiyan Aksari mengatakan...

Haha kena batunya ya si Faza.

Vhoy Syazwana mengatakan...

Hahahah lucu! Ga kebayang gimana pucatnya muka si Faza. Untung dia ga sampe ngompol ya Mamah Tira :D

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Ika, anak itu memang jail banget, tapi dia sering menghubungi aku walau sudah lulus

Tira Soekardi mengatakan...

wah pucat banget,sebetulnya anak itu penakut, jadi saat lihat aku pakai mukena putih di kegelapan dia menyangka hantu.... hiiiiiii

masmimow mengatakan...

salah sendiri pake acara nakutin orang2 jadi kena batunya sendiri...hahaha...

angkisland mengatakan...

hehehe kejahatan akan kembali pada kejahatan ya mah... hhee

Tira Soekardi mengatakan...

masmimow, iya ad a sebab ada akibat

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas Angki kejahatan dpt balesan selalu

lathifah Iffah mengatakan...

ini nih akibatnya klo suka iseng ya ..:)

Tira Soekardi mengatakan...

betul mak Lathifah

Timur Matahari mengatakan...

Hahaha... niat mau isengin orang lain, malah kena batunya sendiri.

Janiarto Paradise mengatakan...

wkwkwkwk... :v
gokil tu anak... Alhamdulillah belum pernah mengalami yang aneh-aneh... tapi yang lucu2 seperti ceritanya mbak pernah juga rasanya... di rumah sendiri... :D

Tira Soekardi mengatakan...

mas Timur , orang jail pasti batunya

Tira Soekardi mengatakan...

gokil ya mas Janiarto. Emang anak itu selalu bikin ulah yang gokil , anehnya dia hanya nurut sama aku

Lyliana Thia mengatakan...

Faza kena batunya deh.. hahahaa...

Ara AnggARA mengatakan...

ckckc
Jadi kasian sama si Faza.

winda phee mengatakan...

Kasian faza malah kena batunya yaa..hahahhaah

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Lyliana, kean si faza

Tira Soekardi mengatakan...

wah satu-satunya yang kasihan dengan faza, mas Ara

Tira Soekardi mengatakan...

ada lagi yang kasihan sama Faza ,mbak Winda

Nia Haryanto mengatakan...

Hihihi.... jadi inget pengalaman masa kecil saat Ramadhan. Baca-baca postingan GA ini bikin makin haru, Ramadhan bentar lagi ya, Mbak...

Tira Soekardi mengatakan...

iya bentar lagi ketemu ramadhan dan idul fitri , serasa cepat waktu berlalu

Eka Fikriyah mengatakan...

hhiihhi, yang putih -putih dan panjang, berkibar pula, emang kadang bikin pangling...siapa dikira siapa, hehehe

Tira Soekardi mengatakan...

iya , jaman itu belum banyak mukena yang berwarna kebanyakan putih. dan cerita tenatng mukena putih dikira hantu bukan itu saja, ada pengalaman lain yang lucu juga

Lia Nurmalasari mengatakan...

hahahaha lucu. Anak anak kadang emang harus kena batunya seperti itu dulu ya mbak baru kapok :D

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Lia, lucu banget

Kania Ningsih mengatakan...

hehe..kena batunya yg mau ngerjain

Beby Rischka mengatakan...

Bahahah.. Biar jadi pengalaman berharga buat Faza ya, Mbak. Anaknya iseng sih. :P

Tira Soekardi mengatakan...

iya mak Kania

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Beby , bira gak iseng lagi tapi tetap saja si jail Faza itu gak pernah hilang akal untuk menjaili teman-temannya

bunda raka-alya mengatakan...

Hi..hi, tau rasa mak si Faza. Untung dia cm ktmu manusia bermukena...klo ktmu yang bener2 bukan manusia....

Tira Soekardi mengatakan...

iya bunda Raka, kapok dia...

Arinta Adiningtyas mengatakan...

hihihi..lucuuu.. kalo kata upin ipin, "Badan muke!"

Tira Soekardi mengatakan...

iya mak Arinta.lucu

Sprei mengatakan...

hahaha ternyata, dari judulnya tak kirain jualan sprei sma mukena :D

Bebek Akar Bambu mengatakan...

ketawa baca ini ceritanya,
itu pelajaran buat anak-anak yg usil haha

Tira Soekardi mengatakan...

sprei, wah kecele ya

Tira Soekardi mengatakan...

bebek akar bambu, betul oang jail selalu kena batunya

Posting Komentar