Jumat, 18 Maret 2016

Jadi Presenter Dadakan






Di acara televisi sering dipandu dengan seorang presenter. Banyak gaya dan ciri khas tersendiri dari seorang presenter yang membedakan dengan presenter yang lain. Tentu disesuaikan dengan acara yang mereka bawakan. Sebenarnya presenter itu adalah orang yang mengatur sajian. Sajiannyaa bisa berupa musik, aneka program , kuis. Agar orang tertarik biasanya presenter manyajikan dengan gaya dan kata-kata yang bisa menghipnotis penonton yang melihat dan mendengarkannya. Seorang presenter menggunakan suaranya dan bahasa untuk membawakan acara. Agar acara yang dipandunya menarik tentunya presenter harus bisa mnyajikan acara dengan baik dengan kata-kata yang ramah, bersikap manis dengan kata-kata yang menyejukan. Tentunya dilengkapi dengan gestur tubuh yang menawan sehingga acara yang dipandunya menjadi lebih apik.


Komunitas Circle of Happiness ingin mengajarkan pada anak-anak tentang profesi sebagai presenter. Untuk itu anak-anak diajarkan bagaimana menjadi presenter yang baik, sehingga mereka mempunyai pengalaman tentang kegiatan presenter yang selama ini mereka lihat di televisi.  Program yang akan dipandu adalah program Yuk, kenalan di Televisi Nagggela. Jadi kita sebagai pembimbing mengajak anak-anak terlebih dahulu mewawancarai narasumber dari orang di sekitar tempat tinggal yang didatangkan ke tempat kami berkegiatan. Namanya Mang Karta. Mang Karta punay profesi sebagai petani, tukang bakso dan tukang ojeg.  Anak-anak diberi kesempatan untuk mewawancarai Mang Karta satu persatu dengan pertanyaan. Sampai anak-anak mempunyai data yang valid tentang Mang Karta. Setelah itu anak-anak diberi kesempatan untuk menjadi presenter dalam acara yuk kenalan. Anak-anak dibuatkan televisi yang dibuat dari kertas karton. Nah, anak-anak yang mau jadi presenter berdiri di balik kertas karton berbentuk televisis yang bagian tengahnya berlubang . Kedua sisinya dipegang oleh teman-teman yang lain. Nah, mulailah anak-anak menjadi presenter dadakan di acara Yuk, Kenalan di TV Nanggela..


Dari kegiatan ini anak-anak banyak belajar banyak hal. Mulai dari memupuk rasa percaya diri untuk tampil di depan banyak orang. Melatih anak-anak untuk percaya diri susah-susah gampang. Perlu pendekatan agar mereka mau tampil ke depan. Selain itu anak-anak belajar merangkum apa yang tadi ditanyakan pada narasumber menjadi kalimat-kalimat menarik yang akan dipresentasikan di depan nantinya. Belajar menyusun kalimat dan belajar cara yang baik untuk mengungkapkan dalam bentuk kalimat-kalimat yang menarik. Banyak manfaat yang bisa diambil anak-anak saat kegiatan menjadi presenter dadakan. 


Akhirnya kita memang perlu memberikan banyak kegiatan untuk anak-anak agar mereka bisa mengeksplor kemampuan mereka, meningkatkan kemampuan mereka dan rasa percaya diri yang tinggi. Itu semua menjadikan kelak anak-anak bisa mengembangkan apa yang mereka mampu. Dan menjadikan mereka anak-anak yang hebat. Mempunyai kemampuan leadership, kemampuan bicara, kemampuan intelek lainnya. Sungguh dari kegiatan sederhana ini bisa menfasilitasi anak untuk berkembang.


74 komentar:

Kanianingsih mengatakan...

idenya boleh juga tuh tv-nya buat nanti main sama anak :)

Ade Anita mengatakan...

Pake kardus bekas tv juga asyik...dibolongin tengahnya taro di atas pinggiran kursi kiri kanan... jadi penyiarnya masuk di temgah kotak dari bawah. Tapi aku suka idemu utk anak2 ini

Tanti Amelia mengatakan...

Woogh, membuat anak jadi pede !!! nice information

Ayaa mengatakan...

Kalo ngajarin anak2 untuk reportase sejak dini, bisa memancing keingintahuannya ya Mbak. Sukses terus untuk komunitasnya :)

Tarry KittyHolic mengatakan...

Idenya unik juga mbak. Banyak hal yang bisa dipelajari, mulai wawancara sampai bisa nongol di TV gitu. :)

Ikutan GA di Blog saya ya Mbak *promosi*

Levina Mandalagiri mengatakan...

Betul Mbak, setuju, anak-anak memang perlu diberikan banyak kegiatan untuk mengeksplore kemampuan mereka. Cuma terkadang untuk mengeksplore y sebagai orang tua juga kadang bingung...harus bagaimana ya. Ini adalah contoh yg baik untuk meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dengan berperan menjadi presenter.

Saya cukup lega juga di sekolahnya anak2 lumayan byk eskul yg mencoba mengeksplore kemampuan anak2, termasuk salah satunya menjadi wartawan cilik. Jadi saya di rumah juga mencoba mendukung apa pun kemauan mereka.

Adriana Dian mengatakan...

Itu selain melatih keberanian juga melatih kekompakan ya Mak untuk yang megangin TVnya.. hihii

Tian Lustiana mengatakan...

Ide nya keren banget mbak, :). Kebayang pegel gak yah megangin tv nya :D

Eka Fikriyah mengatakan...

wah, keren ya kegiatan Komunitas Circle of Happiness, anak-anak jadi punya pengalaman presenter sejak dini.. :))

Titis Ayuningsih mengatakan...

Pengalaman yang seru tuh pastinya :)

Hairi Yanti mengatakan...

Jangankan anak2, Mbak. Orang dewasa aja susah memupuk rasa percaya diri. Saya sih yang suka minder. Hehehe... Keren kegiatannya

Rach Alida Bahaweres mengatakan...

Keren nih idenya, mba. Harus telaten dan tetap memberikan semangat kepada anak-anak :)

M Irfan Fauzi mengatakan...

membuat anak creatif dan percaya diri itu. idenya sangat bagus banget. terus berilah semangat dan dukungan kepada anak-anak. good jobs...

Windah saputro mengatakan...

wah ini mengasah bakat anak

Ratna Dewi mengatakan...

Seru banget nih kegiatannya, anak-anak jadi punya kegiatan buat mengeksplor kemampuan, minat, dan bakat mereka.

Euisry Noor mengatakan...

Kreatif banget. Cara asyik mendidik untuk mengasah komunikasi nih. Fun :).

Delyanet Karmoni mengatakan...

Bagus juga ya ada acara begini untuk anak-anak. Menambah pengalaman mereka pastinya. Ih jadi iri deh, dulu kecil nggak pernah ikut beginian... Kereeen!

Inda Chakim mengatakan...

seruuuuu..
pasti mereka pada deg deg ser seneng ya mah tira.
pengalaman baru nih buat mereka :)

Tira Soekardi mengatakan...

bisa mak Kania, dicoba saja

Tira Soekardi mengatakan...

oh iya mbak Ade bisa pakai dus ya

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Tanti, makin percaya diri

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mbak Aya

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Tarry, dari sini anak banyak belajar banyak hal

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Levina, anak harus dibeti kegiatan yang merangsang motorik, koginitif secara bersamaan

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Adriana, yang megangin juga harus ikhlas , akhirnya kegiatan bisa lancar berkat anak ayng megangin juga

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Tian , tapi mereka tetap gembira kok

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Eka

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Titis , anak2 gembira

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Hairi semua tergantung pengalaman, makanya aku memberi banyak pengalaman agar anak lebih percaya diri

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Alida, anak2 itu susah2 gampang tapi kalau sudah mengena mereka akan terus bersemangat

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas Irfan, akan terus memompakan semangat pada anak2

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Winda

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Ratna, seruuu sekali, anak2 penuh semangat

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mbak Euisry

Tira Soekardi mengatakan...

Delayanet, memang aku harus inovatif mencari kegiatan agar mereka gak bosen

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Inda pengalaman baru yang memberikan banyak pengalaman yang baik

Anisa Ae mengatakan...

Wahhh kegiatannya seru .... Aku aja kurang PD kalo berbicara di depan umum.

Obat mata mengatakan...

mantap

Irawati Hamid mengatakan...

kreatif Mbak :)
kegiatan yang memupuk rasa percaya diri anak untuk berani tampil di depan umum :)

Willova mengatakan...

Wah lucu banget..
memang perlu banget itu pendidikan yang aplikatif dan praktis, jadi nggak cuma dijejali dengan teori-teori saja. Good Job..

Jamal mengatakan...

Nyimak artikelnya ya gan? :)

Tira Soekardi mengatakan...

wah kan mbak Anisa sering kasih workshop nih

Tira Soekardi mengatakan...

obat mata, makasih

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Irawati, anak-anak jadi lebih percaya diri

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Willova, perlu praktek tanpa teori yang bikin anak mengerutkan kening

Tira Soekardi mengatakan...

ok, kang Jamal

angkisland mengatakan...

hehe wah serunya adek" ya mah hehe jadi pada punya mimpi kerja di Tv hehe

Christanty Putriarty mengatakan...

pastinya pengalaman jadi presenter dadakan bikin euforia baru untuk selalu dipelaajri ya mamahtira. Semoga anak2 bisa lebih mendapatkan apa yang mereka cita2kan kelak.Amin

Rebellina Santy mengatakan...

bisa jadi inspirasi nih buat kegiatan anak-ankku dan anak-anak sekitar. daripada main komputer dan gadget melulu.

Tira Soekardi mengatakan...

siapa athu dari anak2 itu ada yang nantinya kerja di TV

Tira Soekardi mengatakan...

amin mbak Christanty, semoga saja perjalanan mereka masih panjang, mudah2an ekonomi mereka yang kurang bukan jadi penghalang

Tira Soekardi mengatakan...

boleh dicoba mbak Rabellina, dulu lagi anakku masih kecil, aku suka ngajak teman2nya main di rumah terus aku ajarin banyak hal , mereka pada senang

Pertiwi Yuliana mengatakan...

Waaaah seru banget, nih. Asyik! Bisa banget buat ngelatih kepercayaan diri di muka umum. Duh, aku aja baru dapat PD pas masuk kuliah ini muehehe awal yang bagus buat dedek-dedek ketjil~

Blogs of Hariyanto mengatakan...

mang karta dikeroyok oleh reporter dan presenter cilik...ruaarr biasaaa,
keep happy blogging always..salam dari makassar - banjarbaru :-)

Jiah mengatakan...

Seruuuu
Pdhal kita yg tua aja kdg blibet kalo ngomong

CatatanRia mengatakan...

bagus ya jadi bisa melatih anak belajar mengenal dunia presenter :D

yasinta astuti mengatakan...

Seneng banget liat kegiatan kaya gini masih banyak. Dan ini menjembatani anak - anak agar lebih eksplorasi diri nya ya mbak.

evrinasp mengatakan...

Ah lucu nih, ide yg briliant untuk melatih anak2. Kenapa aku gak kepikiran ya. Thanks mbak

Tri Wahyuni Zuhri mengatakan...

ide yang bagus ini mb. melatih anak kita untuk berani dan juga lebih ekspresif.

Elnienesia Meirinza Putri Dewa mengatakan...

Menarik idenya mak Tira...
Sekaligus ngelatih anak-anak biar berani berbicara di depan umum. Itung-itung latihan public speaking ya ^ ^
BEAUTY | NONAHITAMPAHIT

Mugniar mengatakan...

Kegiatannya bagus, Mbak. Anak2 bisa berkomunikasi dengan baik secara lisan kelak. Bagusnya kalau berkala. Nanti mau undang siapa lagi, Mbak?
Andai dekat, saya mau, deh diundang :)

andyhardiyanti mengatakan...

aih..kegiatannya seru ya mbak ;)

Tira Soekardi mengatakan...

yup mbak Pertiwi awal yg bagus agar mereka kelak percaya diri

Tira Soekardi mengatakan...

salam kembali mas Haryanto, mang Karta jadi selebritis sehari

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Jiah perlu dilatih hingga terbiasa

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Ria, dunia prsenter akhirnya bisa mereka kenali walau dengan cara sederhana

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Yasinta, mereka bisa tereksplor bakat mereka

Tira Soekardi mengatakan...

yuk atuh mbak Ervinasp, bikin kegiatan ini, seruuu

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Tri Wahyuni

Tira Soekardi mengatakan...

benar sekali mbak Putri, belajar public speaking

Tira Soekardi mengatakan...

oh ya mbak NIar, mereka juga belajar menulis oleh salah satu dosen di perguruan tinggi swata di cirebon. Wah iya yah, kalau dekat aku pasti minta bantuan mbak Niar

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Andy Hardiyanti

nurul iman mengatakan...

Wah kayanya senang kalau bisa menjadi presenter yang handal.

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Nurul , ini hanya melatih mereka, tapi juga siapa tahu ada yang jadi presenter

Posting Komentar