Kamis, 16 Februari 2017

Docang Kuliner Para Wali




Gambar dari sini 
 

 Kota Cirebon dengan sebutan kota wali , karena di sinilah mulai penyebaran agama islam oleh Sultan Gunung Jati. Penyebaran agama islam lewat kearifan lokal yang ada di kota Cirebon sehingga memudahkan  agama islam masuk ke wilayah Cirebon. Kuliner docang ini erat sekali dengan para wali di Cirebon. Kuliner yang sejarahnya berhubungan dengan syiar agama islam. 

Docang sendiri adalah kuliner khas Cirebon yang terdiri dari lontong, daun singkong, toge dan kerupuk dan berpadu dengan sayur oncom serta dikombinasikan dengan parutan kelapa.Hampir mirip urab tapi kalau ini diberi kuah . Rasanya khas gurih disajikan dalam keadaan hangat. Docang ini memang benar-benar makana asli kota Cirebon  Docang ini sering sulit ditemukan karena sudah tergeser dengan makanan yang lebih modern. Nama docang itu sebetulnya merupakan singkatan dari kacang dibodo (dibacem) atau tempe bungkil (dage) yang jadi bahan utama docang. Tadi sudah disebutkan kalau docang ini erat hubungannya dengan penyebaran agama islam di Cirebon. Waktu penyebaran agama islam masuk ke Cirebon tentunya ada yang tidak suka dengan Sunan Gunung Jati dalam hal penyebaran agama islam, apalagi makin banyak yang menjadi muslim. Salah satunya ada pangeran yang sangat membenci Sunan Gunung jati. Pangeran ini mau berbuat sesuatu untuk menyingkirkan para wali. Pangeran ini mengumpulkan sisa-sisa makana  dari istana dan dicampur jadi satu, tujuannya agar yang makan ini akan keracunan. Jadi waktu makanan ini dihidangkan ke pada para wali yang sedang berkumpul di Mesjid Agung Keraton Cirebon. Semua yang hadir di sana memakan makanan sisa olahan pangeran . Tapi herannya tak ada satupun yang keracunan bahkan mati. Malah justru mereka sangat menyukainya.

Docang sebetulnya makanan yang kaya manfaat. Ini makanan bebas kolesterol karena isinya semua sayuran. Kuah docangnya ini gurih sekali. Daun singkong  dan toge yang direbus setengah matang sehingga teksturnya tak layu sekali. Kuahnya gurih dengan parutan kelapa yang mengambang di kuahnya. Ditambah krupuk kecil warna putih yang menyebabkan rasa gurihnya begitu terasa.

Di kota Cirebon sendiri sudah banyak kuliner asli atau modifikasi yang dijadikan salah satu kuliner khas Cirebon yang bisa digunakan untuk oleh-oleh dari kota Cirebon. Salah satunya banana Keraton . Cake yang berasal dari pisang dengan berbagi rasa bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas Cirebon. Kuliner Indonesia memang banyak dan tentunya bisa dibeli untuk oleh-oleh kita saat berpergian ke berbagai tempat. Tapi kalau gak mau repot bisa juga kita memesan paketan oleh-oleh dari berbagai kota di Indonesia di Omiyago. Kita hanya butuh membuka akun di Omiyago. Dan bila ingin banyak mengetahui budaya dan kuliner di Indonesia dan kita gak sempat berpergian ke sana bisa mengunjungi web TelsuRi untuk bisa mengetahui lebih banyak budaya dan kuliner Indonesia.

Di Cirebon masih banyak lagi kuliner khas Cirebon dan sekarang sudah banyak oleh-oleh makanan yang bisa dibawa pulang sebagai cindera mata dari kota Cirebon. Terutama makanan /camilan yang memodifikasi bahan yang ada di sini menjadi kuliner yang lebih modern seperti banana keraton. Kue dengan rasa pisang dengan varian toping yang berbeda bisa menjadi alternatif oleh-oleh dari kota Cirebon. Nah, tunggu apa lagi, berkunjunglah ke kota Cirebon dan nikmati kulinernya dan bawalah oleh-oleh makanan khas Cirebon .

60 komentar:

Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan...

Saya belum pernah makan docang. Tentunya harus dicoba neh kalo suatu saat ke Cirebon :)

Anisa Ae mengatakan...

Pasti enak tuh. Apalagi kalau pedas. :D

Prima Hapsari mengatakan...

Docangnya menggugah selera. :D

Nathalia DP mengatakan...

Berkali2 ke cirebon tp blum pernah nyobain docang

evrinasp mengatakan...

wah belum pernah nyoba nih, kalo di bogor ad anamanya doclang enak dari bumbu kacang

Jalan-Jalan KeNai mengatakan...

pas ke Cirebon, saya gak sempat mencicipi docang. Kapan-kapan, ah :)

no la mengatakan...

ini dari segi nama sama dari segi bahan hampir mirip dengan doclang makanan khas bogor deh.. jadi pengen nyobain docang deh kalo ke cirebon.. :D

Liswanti Pertiwi mengatakan...

Kalau ke cirebon saya suka beli udang dan sirup mba.

Tira Soekardi mengatakan...

ayok pak ahmad, sekalian wisaat religi ke sunan Gunung Jati

Tira Soekardi mengatakan...

mbak anisa, aku sendiri kurangs uka, mungkin awal ke cirebon disuguhi sama yg punya rumah docang yg kurang enak shg gak mau nyoba lagi

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak prima, ada yg jualan di kesambi katanya enak sekali

Tira Soekardi mengatakan...

yuk mbak nathalia,memang gak spt jamblang atau empal gentong yg ngehits, ini juga yg jualan sdh gak banyak

Tira Soekardi mengatakan...

oh gitu ya mbak evrinasp, tp lagi kulaih dibogor kok belum pernah makan doclang ya

Tira Soekardi mengatakan...

main lagi mbak keke ke cirebon

Tira Soekardi mengatakan...

ayok mbak no la, bukan saja kulinernya banyak wisata yg bisa dukunjungi

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak liswanti , sirup crb itu memang top krn pakai gula asli

Eni Rahayu mengatakan...

Sayangnya cirebon jauh ya, padahal banyak kuliner yang kelihatannya menarik. Salam kenal

Wisnu Tri mengatakan...

wah taunya kuliner khas cirebon ya cuma tahu gejrot mbak, ternyata ada docang yg unik juga ^^

Mugniar mengatakan...

Kayaknya enak ya Mbak


Saya itu suka terharu sendiri kalo baca kisah2 para wali, Mbak ... Para wali songo. Pengen juga ke wilayah2 tempat mereka hidup dulu.

Febrianty Rachma mengatakan...

Cirebon emang kotanya sunan Gunung Jati ya bun, dan baru dengar namanya makanan Docang ya baca artikel ini. Sepertinya enak juga xixi

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak eni, kulinernya banyak yang suka

Tira Soekardi mengatakan...

iya wisnu, masih banyak tapi gak sepopuler tahu gejrot, empal gentong

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak nira, oh ya ada loh yang mengeliling makam2 wali songo mulai dari sunan malik di sidoarjo . memang para wali ini sangat menghormati kearifan lokal shg dg kearifan loka penyebaran agama islam masuk dg baik tanpa kendala

Tira Soekardi mengatakan...

iya mabk febryanti, ada juga mie koclok yang juga gak setenar empal gentong , tahu gejrot

Nita Lana Faera mengatakan...

Wah saya baru lihat Docang ini. Macam gado-gado tapi berkuah ya

Ikrom Zayn mengatakan...

pernah nyoba sekali dekat st. Cirebon Prujakan

monda mengatakan...

sejarah docang keren banget...
mau ah kalau ke Cirebon lagi cari2 docang

Tira Soekardi mengatakan...

mbak nita spt urab tapi berkuah, jadi ditaburi kelapa parut dan diberi kuah

Tira Soekardi mengatakan...

mas ikrom , aku malah baru tahu kalau di dekat statsiun parujakan ada yang jual docang

Tira Soekardi mengatakan...

iya aneh ya mbak monda, tadinya buat racun malah disukai

Inda Chakim mengatakan...

Catet ah, klok ke cirebon kudu beli docang,
Tengkiu sharenya mahtira, :)

Leyla Hana Menulis mengatakan...

Keliatan seperti rujak atau ketoprak ya.

Cumilebay MazToro mengatakan...

Jadi ini wajib pake sayur oncom ??? kalo kuah nya di ganti asinan bisa ???? #Maksa

cii yuniaty mengatakan...

Enaaaaak mba, sedep.tp sy ga brani mkn yg terlalu pedes

cii yuniaty mengatakan...

Enaaaaak mba, sedep.tp sy ga brani mkn yg terlalu pedes

cii yuniaty mengatakan...

Enaaaaak mba, sedep.tp sy ga brani mkn yg terlalu pedes

Astin mengatakan...

belum pernah, Mbak. Kapan mampir Cirebon lagi, aku mau coba Docang.

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak inda, catet ya yg terkenal itu di kesambi

Tira Soekardi mengatakan...

bukan mbak leyla, kaya urab , diberi kuah

Tira Soekardi mengatakan...

mbak cii yuniati, bisa minta gak pedas kok

Tira Soekardi mengatakan...

wah gak bisa maz toro

Tira Soekardi mengatakan...

ayuk dicoba mbak astin

Eri Udiyawati mengatakan...

baru pernah dengar ada makanan namanya 'docang' hmm, pengen nyobaiin..

Nur Rochma mengatakan...

Aku juga baru dengar ada makanan Docang. Harus dicoba dulu biar kebayang rasanya.
Aku suka yang banyak sayurannya.

Prita Hw mengatakan...

aduh mak, aku nahan ngiler nih..secara aku suka bgt sama kontong sayur dan lontong pecel, ini kombinasinya yahh..duh duh..

Tira Soekardi mengatakan...

yuk mbak eri main ke cirebon

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak nur memamng docang kurang terkenal

Tira Soekardi mengatakan...

mungkin mbak prita

Irly mengatakan...

Uhh.. lihat gambarnya aja udah ngiler.. apalagi pas tahu bahwa Docang ini isinya sayuran.. ulala.. sehat dan maknyus banget ini. ^^

Tira Soekardi mengatakan...

iya sehat bebas kolesterol lagi mbak irly

Dewi Ratih Purnama mengatakan...

Dimana bisa makan Docang ya mamah Tira? semoga kalau jadi ke Kuningan bulan April nanti bisa nyari Docang di Cirebon

Alris mengatakan...

Saya pernah ke Cirebon tapi gak tau kalo ada Docang kuliner asli Cirebon. Nanti kalo kesana lagi pengen cicipi.
salam

Tira Soekardi mengatakan...

mbak dewi di jl kesambi dekat rel kereta api, itu yg paling top krn pernah direview beberapa statsiun televisi

Tira Soekardi mengatakan...

mbak alris, memang docang itu gak stenar jamblang atau empal gentong, jadi jarang orang tahu

Dhika mengatakan...

Makanan tradisional yg sebanding dgn rendang

Tira Soekardi mengatakan...

masa ams dhika, lebih enak rendang

Amanda ratih mengatakan...

Wiii sumpah belum tau docang, setelah baca ini jd ngerti dan faham

Tira Soekardi mengatakan...

kapan-kapan main ke cirebon mbak ratih, nanti saya ajak makan docang

Lusi mengatakan...

Wah baru kemarin rasan2 dg suami pengin jalan2 mengikuti jejak para wali.

Tira Soekardi mengatakan...

yuk atuh mbak lusi ,mulai dr cirebon terus ke timur

Posting Komentar