Jumat, 09 Oktober 2015

Aroma Khas Empal Gentong





Makanan khas masyarakat kota Cirebon salah satunya adalah empal gentong. Jangan salah empal di sini bukan daging gepuk , melainkan semacam gulai yang sangat khas. Mengapa sangat khas???? Pertama, gulai ini dimasak menggunakan kayu bakar (biasanya kayu pohon mangga atau kayu pohon asam) Dengan memasak  mempergunakan kayu bakar akan menciptakan rasa dan tingkat keempukan daging yang berbeda. Kedua, dimasak dengan gentong . Gentong yang terbuat dari tanah liat yang akan memberikan aroma dan rasa yang sedap sekali. Cara memasak ini sudah dilakukan turun temurun. Wadah kuali yang sudah digunakan terus menurus ini juga memberikan aroma dan rasa yang enak karena kerak bumbu sudah mengendap di pori-pori gentongnya.

Dua keunikan dari empal gentong inilah yang menjadi ciri khas kuliner yang berasal dari Desa Batembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Ditambah lagi dengan paduan daun kucai (Chlorella sorokiniana) yang diiris tipis-tipis . Ditambah dengan cabai kering giling.Cabai ini sangat pedas karena berupa saripati cabai merah kering yang kemudian ditumbuk kasar. Biasanya empal gentong itu berisi daging, usus, dan babat.  Cara penyajiannya bisa disajikan dengan nasi atau lontong. Lontongnya hanya beras yang dimasukkan ke dalam daun pisang yang sudah dibentuk silinder dan direbus selamam 4 jam. Saat disajikan api harus tetap menyala besar agar menjaga empal tetap panas. Paduan empal dengan daun kucai memberikan aroma tersendiri .Selain sambal cabai kering dan kucai biasanya ditambah dengan kerupuk rambak (kerupuk kulit kerbau) menjadikan kuliner yang khas banget

Penjual empal gentong banyak ditemui di kota Cirebon. Baik penjual pinggir jalan atau yang menjual di resto-resto. Yang cukup terkenal adalah empal gentong Mang Darma yang buka beberapa cabang di kota Cirebon. Sedikit keluar kota Cirebon arah Plered banyak dijumpai resto empal gentong seperti empal gentong H .Apud atau empal gentong Amarta. Empal gentong ini bila dilihat dari kadar gizinya mengandung 482,4 kkal yang terdiri dari protein, 29,2 gr, lemak 21,5 gr dan karbohodrat 42 gr. Empal gentong ini coocok untuk mengisi perut yang kosong. Kandungan yang terdapat pada daging sapinya terdiri dari protein, lemak, kalsium , fosfor dan energi memberikan manfaat untuk membentuk otot, memperkuat sistim imun dan membantu perkembangan sel otak.

Untuk membuat empal gentong cukup mudah. Salah satu resep dari empal gentong yang bisa dicoba.
Bahan dan bumbu :

  • 1.      100 gr babat rebus , potong-potong 
  •       100 gr limpa, rebus potong-potong
  •       250 gr daging, rebus, potong-potong

  •      2 lembar daun salam

  •       2 batang serai

  •      250 ml santan dari 1 butir kelapa.

  •       1500 ml kaldu dari rebusan daging.

  •       6 buah cabai kering yang ditumbuk kasar.

  •      Bawang goreng secukupnya

  • .  2 sendok makan minyak sayur.

Haluskan

  •       8 siung bawang merah.

  •       4 siung bawang putih.

  •       4 butir kemiri, sangrai.

  •       2 cm kunyit, bakar.

  •       ¾ sendok teh merica.

Cara membuatnya:


  •      Rebus daging sapi hingga matang dan empuk, angkat dan tiriskan. Kemudian ukur air sisa rebusan sebanyak 1500 ml untuk kaldu.

  •       Panaskan minyak , tumis bumbu halus bersama daun salam, dan serai hingga harum. Masukan babat, limpa dan daging. Aduk hingga rata.

  •       Tuang air kaldu , kemudian garam, gula pasir. Terus diaduk hingga masak dan mendidih. Tambahkna santan ,aduk terus sampai matang. Sajikan dengan taburan cabai kering, kucai dan bawang goreng.

Inilah kuliner khas Cirebon yang sudah mendunia. Rasanya gurih dan lezat dengan aroma gentong yang menempel di lidah. Begitu mengena di lidah dan hati penikmat empal gentong. Wisata ke Cirebon, jangan lupa mampir ke resto-resto penyedia empal gentong.Ditanggung akan kembali lagi ke Cirebon guna menikmati rasa empal gentong.

http://www.sarihusada.co.id/Nutrisi-Untuk-Bangsa/Aktivitas/Jelajah-Gizi/Jelajah-Gizi-3-Makanan-Daerah-Yang-Mendunia


43 komentar:

Diarysivika mengatakan...

Wah, ikutan juga jelajah gizi... Sama... Btw, itu buat empal gentong saya kayaknya belum bisa, nanti aja ke cirebon cari referensi kuliner :D

Tira Soekardi mengatakan...

Diarysivika, mari berkunjung ke cirebon menikmati kekayaan kuliner cirebon

Arinta Adiningtyas mengatakan...

kalau saya pulang ke rumah mertua di Majalengka, pasti mampir makan empal gentong dulu di Cirebon. :D

Santi Dewi mengatakan...

cara memasaknya aja udah unik pastinya rasanya juga khas :)

Tira Soekardi mengatakan...

wah mbak Arinta jarak majalengka ke cirebon memang gak jauh

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak Santi, memang kalau amsak sendiri kurang enak dibanding yang di resto karena gak pakai gentong, aromanya beda

evrinasp mengatakan...

dulu aku tinggal di cirebon mbak ikut suami dinas, tapi selama tinggal di sana belum pernah nyoba, payah ya hehe

Harie Khairiah mengatakan...

wah pagi-pagi dapat resep makanan jadi lapar :) kalau gepuk pernah rasa tapi empal gentong belum pernah nyobain cara masaknya unik juga yaa

(sulis) bunda raka-alya mengatakan...

Pas mb....disaat stok daging pasca idul adha masih. Nyam...nyam, enak sekali sepertinya...

Tira Soekardi mengatakan...

wah mbak Evrina, sayang ya, enak padahal rasanya

Tira Soekardi mengatakan...

Iya mbak Khariah, tapi mungkin kalau masak sendiri rasanya tak seenak beli karena kita gak pakai gentong

Tira Soekardi mengatakan...

ayo mbak Sulis bikin ,s ayang kan dagingnya

pendaftaran online cpns mengatakan...

aromanya sampai sini loh empak gentongnya itu, khas sekali loh....

Sandi Iswahyudi mengatakan...

Saya juga pengen ikutan, ini masih ngedraf moga2 masih bisa nutut

Tira Soekardi mengatakan...

pendaftaran online cpns, mau ... main ke cirebon

Tira Soekardi mengatakan...

yuk mas Sandi mau nulis kuliner apa???

Inda Chakim mengatakan...

emmmmm yamyam..
boleh dicoba nih mah tira..sip sip
tfs yak :)

damarojat mengatakan...

sedap mah! harumnya terbayang deh.

damarojat mengatakan...

sedap mah! harumnya terbayang deh.

Anissa Novita mengatakan...

dari gambarnya udah keliatan enak banget, semoga menang mbak :)
salam kenal

Tira Soekardi mengatakan...

damarojat, iya harus aromanya

Tira Soekardi mengatakan...

ayuk mbak Inda dicoba walau gak pakai gentong

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mbak Anissa

Gustyanita Pratiwi mengatakan...

Muantaaab surantab, empal memang olahan daging yang cukup bikin nagih si
Bumbunya ga ngebosenin...aku masi pnasaran knapa blakangnya sda nama gentongnya

Titis Ayuningsih mengatakan...

Nyam...nyam pasti enak ^^

Christanty Putriarty mengatakan...

pas banget nih ama selera keluarga kecil saya, empal maknyuss getoo :)

liannyhendrawati mengatakan...

Wow sepertinya enak nih empal gentong, dimakan dengan lontong.

sari widiarti mengatakan...

pertama kali nyoba empal gentong langsung suka :D

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Pratiwi krn masaknya di gentong itulah yg bikin aromanya berbeda

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Titis, enak gitu

Tira Soekardi mengatakan...

boleh dicoba mbak Christanty

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Lianny dan lontongnya juag beda dg lontong biasa

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak Sari jarang yg gak suka, begitu pengalaman aku kalau mengantar tamu

Ayu Citraningtias mengatakan...

saya baru bisa bikin empal gepuk aja, mau coba aja tapi ninggal limpa dan babat saoalnya gak suka

Ranii mengatakan...

baru sekali pernah nyobain empal gentoong, dan rasanya emang enakkk
makasih ya mbak resepnya, kapan-kapan mau cobain bikin ahh :D

angkisland mengatakan...

wah jadi laper nih mah hehehe....

Kania Ningsih mengatakan...

tiap ke cirebon, suami saya pasti ngajak makan di empal gentong...beuuh...tp emang enak mak

Cilembu thea mengatakan...

mbah ku bahkan pernah jadi bos dari beberapapedagang empal gentong yang dijajakan sepanjang jalan di kota Cirebon, empal gentong memang makanan khas Cirebon yang makjleb selain Nasi Jamblang

Tira Soekardi mengatakan...

mbak Ayu , empal gentong sih dulunya campur daging dan jeroan, tapi sekarang kita bisa pilih mau daging saja atau campur

Tira Soekardi mengatakan...

ok mbak Ranii , dicoba deh

Tira Soekardi mengatakan...

yuk ams Angki plesiran ke Cirebon

Tira Soekardi mengatakan...

Mak Kania, aku saja gak pernah bosan dg empal gentong secara tinggal di cirebon

Tira Soekardi mengatakan...

wadung mang Lembu asyik tuh jadi bosnya ya! tapi memang enak ya

Posting Komentar