Rabu, 29 November 2017

Mulai Berkebun






Aktivitas bekebun bisa menyenangkan juga ya. Aku sih memang gak suka berkebun. Mungkin ini disebabkan karena patah semangat. Awalnya ingin sih bisa nanam banyak tanaman di halaman rumah depan dan belakang. Sering minta bibit tanaman dari ibuku tapi berakhir dengan matinya  tanaman itu. Dan itu berulang kembali. Dan patah semangatlah . Kata orang sih tergantung tangannya. Ada beberapa “tangan” yang apa saja ditanam selalu tumbuh ada yang tidak. Ini entah benar atau tidak. Tapi kalau dilihat sih ada benarnya juga. Karena ada saja orang yang bisa nanam dengan baik di sisi lain seperti aku yang selalu gagal menanam tanaman.



Karena waktu itu anak-anak juga masih kecil, akhirnya banyak beli bunga atau tanaman plastik. Tak usah memelihara dan tak perlu menyiram. Tapi ada beberapa tanaman yang gak ada bunganya bisa tumbuh di halaman rumah seperti tanaman anak nakal, lidah mertua, sedang yang berbunga melati, kemuning . Tambahan yang baru adalah tanaman pucuk merah. Tanamn pucuk merah ini dipikir akan mudah memelihaarnya. Memang mudah tapi justru yang sulitnya adalah menebas bagian batang dan daun yang sudah tak rapi. Telat sedikit saja menebas ranting dan daunnya, bentuknya sudah gak karuan . Bahkan sekarang sudah agak tinggi sehingga kesulitan untuk merapikan daunnya. Jadi seperti punya pekerjaan potong “rambut” saja. Selain itu di halaman belakang ada pohon pisang, pohon salam , tanaman ciremai jepang  dan beberapa tanaman yang ada di sekitar kolam ikan. Kolam ikan ini agar terlihat asri dan suara gemericik air yang bisa memberikan suasana nyaman.

Baru-baru ini suamiku mulai gencar berkebun. Beberapa pohon jeruk dengan aneka macam dibelinya dan ditanam di halaman belakang rumah. Dan aku mulai suka membantunya untuk menyiram pohon-pohon tersebut. Rutin setiap sore menyiram tanaman jeruk dan yang lainnya. Tanaman jeruknya juga sudah ada yang berbuah sehingga menambah semangat untuk berkebun. Ternyata banyak manfaat berkebun bagi tubuh kita seperti:

  • 1.      Menurunkan berat badan. Karena selama berkebun tubuh kita bergerak sehingga bisa membakar kalori. Menurut suatu studi, berkebun bisa menurunkan berat badan sebanyak 7 kg dan menurut studi yang lain, orang yang sering berkebun mempunyai indeks masa tubuh yang lebih rendah dari yang gak suka berkebun. Nah, ini salah satu alternatif kalau mau diet. Turun berat badannya ada manfaat lainnya halaman rumah kita jadi asri.
  • 2.      Menurunkan resiko penyakit jantung.  Menurut studi, berkebun dapat menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 30%.
  • 3.      Meningkatkan daya tahan tubuh. Sudah tahu berkebun urusannya juga dengan tanah. Tangan kotor? Jangan kawatir, bakteri yang ada dalam tanah bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita. Sehingga kita tahan terhadap penyakit. Ini sesuai dengan sebuah studi  yang mengatakan berkebun juga bisa mencegah adanya alergi.
  • 4.      Menjaga kesehatan otak. Studi, berkebun bisa meningkatakan kemampuan kognitif,meningkatkan volume otak dan mencegah Alzheimer.
  • 5.      Meningkatkan koordinasi dan kekuatan tangan. Dengan berkebun aktivitas tangan akan terus berjalan sehingga aktivitas ini bisa meningkatkan kekuatan tangan.

Jelas ya, manfaat berkebun sangat penting dan juga berkebun juga bisa menenangkan atau merelaksasikan batin sehingga bisa menghilangkan stres. Rasa bahagia juga akan terpancar saat tanaman kita berbunga atau berbuah. Selama ini sih yang aktif di kebun adalah suamiku. Rajin menyiangi rumput liar, menambah pupuk kandang dan memotong daun-daun yang sudah tidak  rapih. Mungkin berkebun juga bisa jadi sarana olahraga ringan yang bisa dilakukan bersama sehingga jadi kegiatan yang menyenangkan .


44 komentar:

Sulis mengatakan...

Aku benernya suka berkebun mba. Daripada bunga, aku lbh suka nanam tanaman buah dan sayur..tapi ya itu, kayaknya tanganku nggak mbakat juga..


Klo nanam sesuatu, klo nggak mati...berbuahnya dikit/nggak begitu sukses..

NiaNastiti mengatakan...

Jadi inget mau beli bibit taneman belum jadi-jadi nih. Jeruknya menggiurkan sekali Mba :D

herva yulyanti mengatakan...

almh ibu dlu suka berkebun alhamdulilah sampe akhir hayatnya sll tumbuh skrg aku pgn berkebun males bu hehehe pdhl manfaatnya banyak jg

Lisna Ardhini mengatakan...

Aku pingin banget berkebun, apalagi rumah pinggir jalan banget yg bikin debu banyaaak. Tapi belum jadi2, huhu. Liat ini jd makin pingin. Dan itu jeruknya kenapa bikin ngilerrrr..

Nchie Hanie mengatakan...

Ahh, manfaatnya berguna banget buat diri sendiri ituh. Aku mau juga berkebun atuh, tapi di rumah ga ada lahannya, cuma tanah doank. Sebel soale, kalo aku nanam apapun pasti ga tumbuh, jadi kapok.

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak sulis kalau tanam sayur dan buah ada hasilnya ya

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak nia, jeruknya bikin dipetik saja, nunggu matangnya yg lama

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak herva , punya banyak manfaat ya, termasuk relaksasi jiwa

Tira Soekardi mengatakan...

nah itu mbak lisna, dengan banyak tanaman akan lebih segar ya

Tira Soekardi mengatakan...

wah mbak hanie sama dengan aku dong

Inna Riana mengatakan...

anak bungsu saya kalo lempar biji apa pun pasti jadi. mulai cabe, bunga liar, sampai pepaya. kebalikan sama emaknya yg ga pernah awet kalo miara taneman :D

muti mimut mengatakan...

Seneng kalau liat aktivitas berkebun, sayangnya gak semua tanah subur. Mau tanam jenis bunga seperti yang ada di puncak belum berhasil

Nurul Sufitri mengatakan...

Wah menanam bisa menurunkan berat badan ternyata. Capek soalnya ya bungkuk2, cangkul2 dll hehehe. Bisa menumbuhkan kesabaran juga sampai bunga mekar gitu ya.

PWWidayati mengatakan...

Wah banyak tanaman nya ya mbak, berhubung lahan minimalis saya cuma tanam tanaman rendah dan semusim kayak kangkung, timun, bawang yang penting ada yang ditanam karena bisa menjadi obat penat

Kurnia amelia mengatakan...

Seru banget ya bisa berkebun huhu sayangnya rumah ku ga ada halamannya.

Tira Soekardi mengatakan...

nah itu dia mbak inna, ada tangan dingin yang bisa ada yang gak bisa ya

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak muti, di cirebon hanya tanaman yg gak berbunga yg tumbuh

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak nurul

Tira Soekardi mengatakan...

bagus mbak widayati tanaman yg bisa dimanfaatkan dong

Tira Soekardi mengatakan...

mbak kurnia bisa menanam secaar vertikal kalau laahnnya sempit

Adi Stia Utama S mengatakan...

Bapak saya suka sekali berkebun
di belakang rumah ada kebun2 kecil dengan macam2 tananman dari yg tumbuhan obat sampai umbi2an, semua hampir ada
di halaman depan penuh dengan bunga dan hiasan tanaman hias
tapi itu gak mnurun ke saya
saya gak bisa berkebun
setiap tanam pasti sering mati
prnah tanam buah kakau 16 pohon, cuma satu yg hidup hahaha

Ambar Pravita mengatakan...

ternyata berkebun banyak manfaat ya.. selain tanaman yang di hasilkan, badan juga jdi sehat.. ehhee

Tira Soekardi mengatakan...

adi, begitulah yang mudah ada dan yang susah ada juga ya

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak ambar

Ella fitria mengatakan...

Wah aku juga suka banget berkebun.. Sepakat deh mbak

Nuniek KR mengatakan...

Sesungguhnya saya termasuk orang yang tangannya enggak cocok berkebun, tanaman apapun yang saya tanam enggak akan bertahan lama. Hihi.
Mungkin karena kurang telaten juga sih..

Roli Supiawan mengatakan...

Luar biasa, memang berkebun itu mengasyikan...
sukses selalu ya, salam blogger..

Tira Soekardi mengatakan...

wah senangnya yang suka berkebun mbak ella

Tira Soekardi mengatakan...

wah sama dong sama saya mbak nuniek

Tira Soekardi mengatakan...

iya mas roli, sehat karena banyak bergerak spt olahraga saja

Liswanti mengatakan...

Berkebun seru banget ya. Karena dikomplek terbatas lahan, aku lagi belajar berkebun, pake media tanam di pot pot aja mba. Kalau di kampung mah sering berkwbun.

Muyassaroh mengatakan...

Tanganku nggak dingin nih mbak, istilah orang2 gitukan kalau nanem nggak numbuh..hihi. Berkebun di Jakarta benar2 banyak tantangannya. Termasuk harus beli tanah dan nyari tempatnya juga..Ahirnya sy menanam aneka sayuran numpuk dalam satu pot..hehe

Ucig mengatakan...

Mbaa.. aku dulu suka siramin tanaman mamah aku. Sekarang, rumah blm pelihara tanaman karena blm bisa keurus. Anak2 krucil pdhl mau banget ��
Paling ada damn pepaya pagar �� buat dioseng enak

Sie-thi Nurjanah mengatakan...

Saya pun punya mimpi ingin bisa berkebin dan memiliki tanaman2 utk bisa dirawat. Tp keterbatasan beberapa hal jd blm bisa diwujudkan

Tira Soekardi mengatakan...

iya kalau bisa yg vertikal mbak liswanti mengakali lahan sempit

Tira Soekardi mengatakan...

bisa diakali dg menanam secara vertikal mbak muyassaroh

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak ucig berkebun butuh fokus juga ya, kalau masih sibuk dg anak kecil memang susah ya

Tira Soekardi mengatakan...

mudah2an bisa terwujud ya mbak sie-thi

Lusi mengatakan...

Mbak itu lemon bukan ya? Aku punya tanaman lemon, berbuah banyak smp rantingnya nggak kuat tapi kok ijo terus ya? Kok nggak berubah jadi kuning seperti di toko padahal sdh besar2?

Dita Indrihapsari mengatakan...

Semangat mba dan suami berkebunnya ya.. :D Ortuku yang suka berkebun dan melihara tanaman, lumayan buat ngilangin stress juga mba.. :D Aku juga tertarik buat beli- beli tanaman jadinya, tapi tanaman hias dulu kayaknya.. :D

Tira Soekardi mengatakan...

bukan mbak lusi tp ini juga belum kuning2 pdhl sdh lama berbuahnya, jd penasaran

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mabk dita, kalau di cirebon tanaman hias yg berbunga jarang dijual krn mungkin udaranya panas jadi gak cocok

vika hamidah mengatakan...

Seneng banget mba liatnya.... banyak berkebunv menghilangkan stress juga ya.. aku juga lagi belajar berkebun mba nanam mawar dll yang mudah aja hehehe.. soalnya suka malas kadang merawatnya 😊

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak vika, maunya suh tanaman yg berbunga biar indah kebunnya tp di cirebon mah gak tumbuh

Posting Komentar