Kamis, 13 Oktober 2011



Anak kelas XI IPA mengadakan kunjungan ke pabrik spiritus di Palimanan untuk proses pembelajaran juga .Di sana diterangkan cara pengolahan alkohol secara lengkap dan melihat secara langsung proses yang terjadi.

Alkohol di pabrik ini dibuat dengan cara fermentasi dengan menggunakan mikroba sebagai perombak bahan baku sehingga berubah menjadi alkohol. bahan baku berupa gula, pati, selulosa. Di pabrik ini bahan bakunya berupa molase /tetes hasil sampingan pengolahan gula dari tebu di pabrik gula yang ada disekitar Cirebon.



Proses fermentasi ini bisa digambarkan sebagai berikut: Proses perombakan glukosa menjadi etanol dari 1 molekul glukosa akan terbentuk 2 molekul alkohol dan karbondioksida.



Untuk memurnikan alkohol dengan cara destilasi yaitu proses pemisahan dua atau lebih cairan yang bersifat mesibel dengan memanfaatkan perbedaan titik didihya dengan cara perlakuan awal cairan beslag diuapkan menjadi fase uap lalu diembunkan kembali sehingga fase uap tersebut menjadi cair lagi. Untuk capai kualitas yang maksimal kebanyakan destilasi alkohol dilakukan dengan penguapan bertahap dengan menggunakan kolom penguapan yang bertingkat (kolom fraksionasi). Pada setiap kolom dioperasikan dengan panas yang berbeda sesuai dengan fungsinya.



Hasil limbahnya disebut dengan vinasse yang diolah dalam bak aerasi dan mengalami pengendapan untuk dijadikan bahan pupuk untuk lahan tebu.
Dengan kunjungan ini wawasan/pengetahuan siswa akan lebih meningkat dan bisa menjadi pengalaman yang berharga selain menambah ilmu. Kunjungan ini ditutup dengan memberikan sovenir berupa rangkaian bunga dari pembungkus buah dan permen dan diiringi dengan nyanyian yang berisi rasa suka dan ucapkan terimakasih dengan lagu daerah "Ayo Mama" yang kata-katanya diubah liriknya

Ayo Santa Santa Maria 2 kita suka-suka datang kemari
Ayo Santa Santa Maria 2 ucapkan banyak terimakasih.

Kamis, 22 September 2011

Membuat Mading Pembelajaran




Pembelajaran di kelas harus dibuat menarik agar siswa lebih interest terhadap pelajaran. dan perlu diberkan tugas tertentu untuk melihat apakah mereka sudah menguasai materi pelajaran yang diberikan. Tetapi tugas yang diberikan harus benar-benar bisa menjelaskan/memberi gambaran tentang kemampuan anak dan harus dibuat menarik. Hal ini disebabkan banyak siswa yang membuat tugas dengan asalan saja dan lagi mencari info dari internet dengan metode copy paste sehingga sama dengan menyontek.



Pada pembelajaran termokimia pada sub bab dampak pembakaran, siswa diberi tugas untuk menggambarkan dampak pembakaran bisa berupa hujan asam, pemanasan global atau asap kabut. Penggambaran ini harus dalam bentuk mading kreatif. Masing-masing kelompok harus dalam bentuk mading kreatif. Masing-masing kelompok harus dapat menggambarkan proses terjadinya, sebab dan akibat dari dampak kebakaran dan dampak pembakaran tersebut dalm bentuk tulisan dan gambar yang menarik.



Dari hasil mading tersebut dapat dilihat kemampuan siswa mengaplikasikan apa yang dia terima dalam bentuk tulisan dan gambar di mading. Dari tugas ini dapat diambil banyak manfaat yaitu siswa mampu menggambarkan apa yang ia pelajari, siswa menjadi lebih inovatif dan kreatif, kekompakan dan kerjasama tim akan terlihat pada masing-masing kelompok. Suatu pembelajaran multi dimensi yang bisa membuat siswa menjadi lebih baik. Tentunya dengan tugas kreatif bisa meningkatkan kemampuan siswa

Kamis, 15 September 2011

Kulit jagung merupakan limbah pertanian dari tanaman jagung. Limbah kulit jagung yang sudah tak terpakai ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam manfaat seperti makanan ternak, kerajinan tangan sehingga limbah kulit jagung atau klobot jagung ini tidak menjadi sampah yang mencemari lingkungan.



Kulit jagung untuk dibuat kerajinan tangan perlu pengolahan terlebih dahulu sebelum digunakan agar lebih menarik. Kulit jagung yang digunakan adalah adalah yang bagian dalam karena lebih lunak agar mudah digunakan. Setelah kulit jagung dipisah-pisah lapisan-lapisannya kemudian dijemur sampai kering.. kemudian dilakukan pewarnaan agar mempunyai warna tertentu sesuai dengan kebutuhan . Untuk pewarnaan digunakan pewarna tekstil.



Pewarnaan dimulai dengan merebus air yang telah diberi pewarna tekstil dan kemudian dicelupkan kulit jagung pada air rebusan pewarna tadi diaduk terus sampai warna meresap ke dalam kulit jagung. Jika sudah dikeringkan dengan sinar matahari. Setelah kering agar permukaan rata disetrika sampai halus.



Kulit jagung yang sudah diwarnai siap untuk digunakan membuat kerajinan tangan.

Jumat, 09 September 2011

Nasi Liwet ala Sunda




Tahu nasi liwet ? menurut kamus bahasa indonesia nasi liwet adalah nasi yang ditanak tanpa dikukus atau nasi yang dimasak dengan santan.Tiap daerah di Indonesia dikenal nasi liwet yang masing-masing mempunyai ciri khasnya sendiri.
Nasi liwet sunda ini, nasi liwet yang merupakan ciri khas daerah pasundan adalah nasi yang pada saat dibuat dimasukkan bumbu dapur seperti irisan cabe, bawang, daun salam, batang sereh dan lain-lain sehingga akan terasa gurih. Biasanya disajikan secara tradisionaldi di atas daun pisang yang dibalik letaknya. Caranya yaitu dua pelepah daun pisang diletakkan diatas meja atau lantai lalu nasi liwet ditumpahkan di atas daun pisang lalu diratakan dan di atas dan sisinya diletakakan lauknya serta lalapannya.Nah bila yang makan banyak orang maka masing-masing orang membuat tumpukan nasi sendiri-sendiri di depannya. Dan mulai makan dengan lauk yang sangat sederhana seperti ikan asin, tempe goreng, lalap dan sambal terasi.

Makan nasi liwet ini sudah menjadi tradisi yang sering dilakukan keluarga besar kami di Cipanas. Dengan makan nasi liwet bersama -sama sambil bersenda gurau bisa meningkatkan kebersamaan antar keluarga yang jarang bertemu sehingga bisa saling mengenal satu sama lainnya dan tentunya suasana penuh dengan kegembiraan

Mungkin tradisi makan nasi liwet ala Sunda ini bisa diterapkan/ bisa digalakan di masarakat yang mungkin sudah lupa dengan tradisi nenek moyangnya yang penuh dengan makna.Lauk yang hanya ikan asin dan lalapan ini memberi pembelajaran bagaimana kita harus hidup sederhana dan low profile, kebersamaan tanpa memandang status, ras, agama yang dapat meningkatkan kebersamaan, toleransi dan keceriaan. Siapa tahu masarakat kita lebih bisa memaknai kesedehanaan, kebersamaan, toleransi, dan kegembiraan merasakan sebagai satu saudara. Alangkah indahnya makna yang bisa kita dapat dengan makan nasi liwet ala Sunda ini......

Kamis, 25 Agustus 2011

Mading 3 Dimensi



Mading merupakan singkatan dari majalah dinding. hal ini disebabkan karena informasi yang dibuat ditempelkan di dinding. Sudah banyak yang mengerjakan mading dengan segala variasinya sebagai media informasi dan media interaktif antar siswa. Bahkan agar menarik sekarang mading lebih banyak dibuat dengan variasi hiasan dan kata-kata yang unik dan kreatif.

Pada masa ini agar media akomunikasi antar siswa lebih komunikatif maka mading

banyak dimodifikasi sedemikian rupa sehingga akan lebih atraktif karena diharapkan bisa sebagai media komunikasi yang up to date yang informatif dan fun.

Jadi walau madaing merupakan singkatan dari majalah dinding sudah gak relevan lagi karena tidak ditempel di dinding tapi mading bisa berdiri sendiri sebagai satu kata yang berarti media informasi. Salah satunya adalah mading 3 D yaitu mading yang punya bentuk ruang yang dimodifikasi dengan berbagai wujud, kadang-kadang ditambah dengan aksesoris lampu yang kelap-kerlip dan bunyi-bunyian atau ada yang bergerak. Tujuannya agar tidak monoton sehingga pembaca akan lebih tertarik untuk membaca.




Begitu pula tim Kelompok kreatif SMA Santa Maria 2 punya semangat untuk membuat 3 D dengan tema lingkungan hidup. Bentuk globe yang mewakili semua umat manusia untuk lebih memperhatikan hutan yang semakin sedikit dan rusak sedangkan hutan punya banyak manfaat bagi umat manusia di seluruh dunia. Dengan warna mencolok di bagian depannya tampak menarik.Hasil kreasi ini memang belum sempurna, tapi mudah-mudahan ke depan bisa berkreasi lagi dan tentunya lebih baik.


Kamis, 18 Agustus 2011

Clay atau Tanah Liat




Mungkin masih banyak yang belum kenal dengan clay. Sebetulnya clay mempunyai arti tanah liat, tapi sekarang clay bisa dibuat dari beraneka ragam bahan yang dicampur jadi satu sehingga menjadi adonan yang mempunyai sifat seperti clay. Sekarang clay bisa dibuat dari aneka bahan yang sangat mudah didapat, dan orang lebih suka karena mengerjakan clay tidak perlu berkotor-kotor seperti kalau kita mengerjakan tanah liat. Adonan yang mirip dengan tanah liat memudahkan untuk membentuk beraneka ragam bentuk



Bahan clay merupakan campuran dari tepung terigu, tepung beras dan tepung tapioka dan dicampur dengan lem fox. Clay ini mempunyai struktur liat sehingga mudah untuk dibentuk apapun dan mudah mengeras. Orang banyak membuat beraneka ragam barang dari clay jenis ini seperti aneka pigura, hiasan toples,perhiasan, boneka dan masih banyak yang lain.



Kertrampilan clay ini dilatihkan kepada anak-anak yang tergabung Kelompok kreatif SMA Santa Maria2 Cirebon. Dan ketrampilan membuat clay ini butuh latihan terus menerus sehingga tangan menjadi terampil dan bisa membuat sesuatu yang kreatif, inovatif dan mempunyai nilai ekonomis. Mudah-mudahan Krisan 2 ini bisa mengambil manfaat dari pelatihan ini sehingga bisa memodifikasikan dengan kerajinan dari bahan daur ulang. Bravo....



Kamis, 11 Agustus 2011

Daur Ulang Sampah



Pengolahan sampah sangat diperlukan saat ini karena jumlah penduduk semakin banyak sehingga sampah yang dihasilkan perharinya banyak. Perlu penanganan yang baik dan sistimatis dan perlu dilakukan dari tingkat pusat sampai daerah sehingga sampah tidak selalu menjadi kambing hitam bila ada bencana banjir.



Program reuse,reduce dan recycle perlu digalakan lagi dan disosialisasikan lagi kepada masyarakat agar pengurangan sampah bisa teratasi.
Reuse artinya menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakaln lagi untuk funsi yang sama atau berbeda.
Reduce artinya mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.
Recycle artinya mengolah kembali sampah menjadi produk baru yang bermanfaat.
Memang tak mudah kita melaksanakannya tapi perlu ada kemauan dan tekad yang kuat.



Untuk lebih mengenalkan salah satu dari 3R ini yaitu recycle, di pesta Dominikus SMA Santa Maria 2 Cirebon diadakan lomba daur ulang antar kelas. Dari salah satu semangat dominikus yaitu mulai dari apa yang ada,siswa berlomba untuk berkreasi membuat barang dari bahan bekas yang ada di sekitarnya.
Lomba diadakan selama 2 jam dan dinilai dari segi estetika, kreativitas, tingkat daya guna dan kerapihan dan kebersihan.



Peserta dari setiap kelas membawa bahan yang berbeda dari bahan sedotan, pembungkus kopi, botol bekas, kulit kacang. Hasilnya sangat bervariasi.
Dari lomba ini diharapkan siswa lebih bisa mengerti perlunya kita merubah sampah yang tidak berguna menjadi barang yang punya nilai jual dan menumbuhkan pribadi yang kreatif, dan inovatif dan bisa membuka lapangan pekerjaan buat orang lain….


;;