Sabtu, 09 Februari 2013

Menyusuri Jembatan Ampera

 Menyusuri Jembatan Ampera lewat darat, megah menjulang tinggi denagn warna merah


Ke Palembang jangan lupa menyusuri jembatan Ampera, karena merupakan salah satu icon kota Palembang. Jembatan Ampera terletak di tengah kota Palembang yang menghubungkan daerah seberang ulu dan seberang ilir yang dipisahkan oleh sungai Musi. kalau melihat sungai di Jawa kecil dan hanya bisa dilalui perahu-perahu kecil tapi sungai Musi lebar dan dalam sehingga dapat dilalui oleh kapal-kapal besar. Ide untuk menyatukan kedua daerah ini sudah ada sejak jaman Gementel palembang tahun 1906 tetapi sampai Belanda hengkang dari Indonesia proyek ini tidak pernah terealisasi.

Usulan ini muncul lagi pada masa kemerdekaan sekitar tahun 1957 dan disetujui oleh Bung Karno yang dibangun denagn biaya berupa dana pampasan perang Jepang. Pertama kali disebut dengan jembatan Bung Karno sebagai penghargaan pada presiden yang diresmikan tahun1965.Ketika terjadi pegolakan politik tahun 1966 dimana-mana ada gerakan anti Soekarno menguata maka nama jembatan diganti dengan nama Ampera.

Pada awalnya bagaian tengah badan jembatan bisa diangkat ke atas agar tiang kapal yang lewat di bawahnya tidak tersangkut badan jembatan.Diangkat dengan peralatan mekanis. Dan tahun1970 tidak diangkat lagi karena waktu diangkat jembatan mengganggu arus lalu lintas.

Nah, jangan lupa kalau ke Palembang menyusuri jembatan dari atas melalui jalan darat dan menyusuri jembatan Ampera lewat air dengan mempergunakan air. Bila lewat air dengan mempergunakan kapal, karena sungai besar dan ada ombaknya juga dan  bila berpapsan dengan perahu yang lain sering kali kena muncratan air dari sungai karena jadi bergelombang. Apalagi kalau dilihat pada saat malam harii lebih terlihat eksotis yang disinari dengan lampu-lampu jalan .




Menyusuri jembatan lewat air sehingga tampak jembatan dari bawah.....




Kamis, 07 Februari 2013

Kuliner di Kota Palembang

  Makan di restoran Hj Cik Lan, mpe-mpe dan tekwannya nikmatnya.


Tentunya ketika kita mengunjungi suatu kota yang sama sekali belum penah kita kunjungi tentunya yang pertama kali kita coba adalah kaya apa sih makanan khas yang ada di kota tersebut. Begitu juga apa yang dilakukan kami waktu berlibur ke kota Palembang

Tepat di di depan hotel Maxone tempat menginap ada restoran Hj Cik Lan yang terdapat masakan khas Palembang, jadi dengan berjalan kaki lebih mudah kita merasakan sajian makanan khas Palembang. Walau di sana pusat kota sehingga sangat ramai dengan mobil yang lalu lalang, tapi tempatnya cukup nyaman.
Pertama kali datang setelah memesan makanan, disediakan aneka macam mpe-mpe, dan ternyata cara makannya berbeda dengan yang pernah saya coba makan di kota di Jawa. Jadi di sana disiapan mangkuk kecil  yang digunakan untuk menaruh saus mpe2 dan makannya hanya dicowelkan ke saus mpe-mpenya , kemudian dimakan, sedang di kota di Jawa makannya dengan saus yang lebih banyak sehingga mpe-mpenya terendam saus.Baru setelah itu keluarlah Tekwan , pesanannya, ternyata tekwan itu hampir sama kalau kita makan baso ikan, dimana cara penyajiannya tekwan yang sudah diberi kuah dan dilengkapi dengan soun, bawang goreng, daun bawang dan seledri dan timun dan enak dimakan panas-panas dan pedas.

Satu lagi yang dicoba adalah pindang patin yang kami makan di river side restaurant yaitu restoran di atas kapal di atas sungai Musi. Pindang patin ini memunculkan sensasi yang luar biasa denagn paudan rasa pedas, asam dan segar dan wangi kemangi. Tapi yang lebih menyerukan lagi ketika makan di atas kapal tersebut sering badan kita bergoyang karena kapal bergoyang terkena ombak, sensasinya luar biasa walau sedikit pusing kalau kapal bergoyang, he...he...

Nah , ada satu lagi sambal embem yang dimakan bersamaan dengan pindang patin, baru pertam kali mencoba rasa sambal embem, dan ada mangga kweninya yang membuat sambal ini rasanya segar banget.
Nikmatnya berpergian dan mencoba aneka masakan khas daerah setempat.....Mpe-mpe, tekwan , pindang patin dan sambal embem......tek terlupakan buat lidahku........


Makan Pindang patin di atas kapal di sungai Musi di river side restaurant


Sabtu, 29 Desember 2012

Pertemuan Orang Tua


Peranan orang tua sangatlah penting dalam pendidikan anak karena hampir sebagian besar waktu anak bersama orang tua sedangkan guru hanya punya sedikit waktu untuk mendidik anak di sekolah juga sangat terbatas. Pendidikan karakter awal semuanya berawal dari rumah, guru hanya sebagai fasilitator saja tapi justru sering orang tua menyerahkan seluruhnya pendidikan kepada sekolah.

Untuk mengubah presepsi tersebut maka penting sekolah mengadakan pertemuan orang tua murid. Selain untuk mnegubah presepsi tersebut juga sekolah bisa menjabarkan kegiatan sekolah sehingga orang tua tahu tentang program sekolah. Tapi ternyata kehadiran orang tua juga sering tidak semua dengan alasan sibuk atau bekerja sehingga sering kali terjadi mis komunikasi.

Pertemuan ini juga bisa menjalin kerjasama orang tua dan  guru. Apa yang dilakukan anak di sekolah perlu diketahui oleh orang tua begitu juga guru perlu info tentang anak ketika mereka berada di rumah apa punya persoalan atau tidak.Nah, perlunya kerjasama tersebut maka pada pertemuan orang tua murid untuk pengambilan rapot semseter ganjil, saya ingin mempetegas pentingnya kerjasama tersebut dengan sebuah permainan yang dilakukan oleh anak dengan orang tuamya.

Masing masing kelompok yang terdiri dari anak dan orang tua diberi selembar kertas yang ada satu buah huruf dan setiap kelompok harus menuliskannkata sebanyak mungkin kata dari huruf tersebut yang berhubungan dengan sekolah. Tiap kelompok mulailah kelihatan bekerjasama untuk mencari kata-kata tersebut, ada yang bingung, ada yang tertawa-tawa, ada yang serius... Lucu juaga ya, mereka bener-bener bersatu untuk menyusun kata sebanyak mungkin. Sesudahnya kertas dikumpulkan dan dipeiksa siapa yang terbanyak menyusun kata-katanya.

Sebelum mengumumkan siapa yang menang , mereka harus menjawab apa makna dari permainan tersebut dan hampir sebagian besar mereka menjawab adalah kerjasama dan kekompakan... Nah dari jawaban tersebut saya menerangkan bagaimana pentingnya kerjasama guru dan orang tua ,jangan sampai orang tua cuek saja dan membebankan kepada guru saja dan kalau ada apa-apa menyalahkan guru saja.. Nah, mudah-mudahan dari permaina ini  para orang tua sadar akan perlunya kerjasama tersebut sehingga kalau dapat panggilan dari sekolah dapat menyempatkan diri untuk datang ke sekolah untuk mengetahui perkembangan anaknya di sekolah.


Kamis, 29 November 2012


Pada pembelajaran kimia pada materi tatanama senyawa baik senyawa biner maupun poliatom seringkali mengalami kesulitan dimana siswa sering kali tertukar dalam pemberian nama. Oleh sebab itu digunakan dengan mempergunakan kartu domino untuk mempermudah siwa belajar. kartu domino dibuat dari akrton yang didobel agar lebih kaku dan keras dengan ukuran 7x3 cm sebanyak 21 kartu.


Tiap kartu ada ada rumus kimia pada masing-masing sisinya karena kartu dibagi menjadi dua sisi. Sisi pertama tertulis unsur logam dan sisi yang lain unsur non logam sejumlah 21 kartu denagn tipe yang sama yaitu logam dan non logam berupa katian dan anion. Ada lagi kartu yang kationnya berupa logam pada satu sisinya dan satu sisnya anion berupa ion senyawa.


Kelas dibagi 4 kelompok masing-masing kelompok mendapat satu bundel kartu yang terdiri dari 21 kartu, sebelum dibagi satu kartu ditaruh di meja dan sisanya dibagi sampai habis pada anggota kelompoknya sampai habis. Sesudahnya mulai giliran untuk maju dimana siswa harus menjodohkan kation dan anionya dan kalau sudah benar lalu harus menyebutkan nama dari senyawa yang terbentuk. Dan dilakuakn seterusnya sampai kartu habis dari siswa.

Ternyata dengan permainan kartu domino yang diulang-ulang terus memungkinkan siswa jadi lebih mudah dan lancar dalam memberikan nama pada senyawa yang terbentuk. selain itu juga dapat meningkatkan motivasi dari siswa.


Kamis, 22 November 2012

Bubur Kertas


 

Kalau dengar kata bubur pasti pikiran kita akan tertuju dengan makanan yang terbuat dari beras dan semua orang sangat menyukai dengan "bubur" apalagi bila ditambah dengan lauk pauk lainnya. Kalau kita membaca kata bubur pasti yang berhubungan dengan sesuatu yang encer.

kertas yang sudah dipotong kecil diblender agar jadi bubur kertas


Lain lagi dengan bubur kertas. Bubur kertas adalah bubur yang terbuat dari kertas yang sudah tidak digunakan lagi yang dihancurkan dengan blender, dimana kertas tersebut sudah dipotong-potong kecil terlebih dahulu dan didiamkan semalam.Dari bubur kertas tersebut dapat dibentuk beraneka bentuk yang bisa dimanfaatkan seperti tas, pernak-pernik dan manfaat lainnya tergantung kreasi dan inovasi masing-masing individu.

Kemudian hasil blender tadi disaring sehingga dihasilkan ampas yang dapat dibentuk


Membuat bubur kertas mudah sekali. Bubur kertas bahan utamanya kertas yang sudah tidak dapat digunakan daripada diloakan. Alat lainnya blender, kain untuk menyaring dan lem putih . Kertas dipotong kecil-kecil dan direndam di air dan didiamkan semalam atau lebih juga tidak mengapa.. Setelah diblender  kemudian hasil blender disaring denagn kain tersebut sehingga kita mendapat kertas yang sudah hancur. Kemudain ampas tadi dicampur denagn lem putih dengan perbandingan 2:1 sampai kalis.

kertas yang sudah disaring di beri lem putih dan dicampur sampai kalis sehingga dapat dibentuk


Siaplah Bubur kertas ini untuk dibentuk menjadi berbagai bentuk untuk manfaat yang berbeda. Bubur kertas ini bisa di simpan dengan cara dimasukan dalam plastik yang kedap udara agar tidak bau dan bisa disimpan sekitar 2 mingguan. Nah, mudah kan??? Pemanfaatan bahan yang tidak berguna menjadi berguna merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah....

Mewarnai bubur kertas yang sudah dibentuk


Rabu, 14 November 2012

Majalah Bekas jadi Rangkaian Bunga



Majalah bekas kadang bisa menjadi masalah besar di rumah , menumpuk dan memenuhi gudang, paling bisa dijual ke tukang loak... Bila majalah bekas dimanfaatkan mungkin tidak perlu memenuhi gudang lagi. Perlu rangkaian bunga untuk menambah indah rumah kita tidak perlu beli yang mahal. Bisa buat dari majalah bekas. Dan terlihat indah tak menyangka kalau rangkaian bunga ini terbuat dari majalah bekas....


Dari foto-foto terlihat sederhana, manis dan sedap dipandang dan tidak perlu biaya yang besar untuk menambah indah sudut rumah kita denagn rangkaian bunga ini...Mari kita manfaakan barang bekas untuk sesuatu yang bermanfaat dan merupakan salah satu cara mengurangi sampah dan memelihara lam ini......semoga...




Kamis, 08 November 2012

Pembelajaran dengan Bermain Peran


Bermain peran merupakan salah satu metode mengajar yang dapat menumbuhkan motivasi pada siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan belajar dan mengajar. Metode bermain perlu mengajak siswa untuk berperan menjadi orang tertentu atau materi tidak hidup. dengan metode bermain peran ini yang dilaksanakan dengan baik maka siswa dapat lebih mudah untuk memahami materi pelajaran sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya.

      Siswa berkelompok untuk mengerjakan soal sebelum berperan sebagai atom-atomnya

Pada pembelajaran ikatan kimia yaitu ikatan ion siswa-siswa diberi penjelasan terlebih dahuu bagaimana terbentuknya ikatan ion bila setiap unsur yang berkaitan diketahui nomer atomnya. Setelah siswa benar-benar mengerti, bisa dilatih dengan siswa bermain peran menjadi atom yang menangkap elektron (ion negatif) dan sebagian lagi berperan menjadi atom yang mudah melepaskan elektron (ion positif). Sebelumnya siswa menyanyikan terlebih dahulu lagu disana senang, disini senang yang liriknya diganti denagn yang berhubungan denagn ikatan ion.
                       Ikatan ion, ikatan ion
                      dimana-mana ikatan ion
                      menangkap elekton, melepaskan elektron
                      jadilah ikatan ion.


Kemudian siswa dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok atom bermuatan -1,-2,+1 dan +2. Dan bila siswa diberi soal Mg denagn noimer atom 12 dan Cl dengan nomer atomnya 17 maka salah satu dari kelompok +2 harus berperan sebagai atom Mg yang melepaskan 2 elektron dan 2 siswa dari kelompok -1 harus berperan sebagai atom Cl yang menagkap 1 elektron sehingga mereka berperan membentuk ikatan ion denagan 1 atom Mg dan 2 atom Cl. Demikian terus diberi soal sehingga siswa menjadi lancar mengerjakannya.

Siswa membentuk senyawa dengan ikatan ion dimana ada satu atom bermuatan positif dan 2 atom yang bermuatan negatif

Ternyata dengan bermain peran sangat efektif terhadap pemahaman siswa terhadap materi ikatan ion. Siswa lebih mudah memahami dan tentunya sangat menyenangkan karena dilakukan di luar kelas dan dilakuakn dengan hati yang seang karena tidak membosankan.

Siswa menyanyikan lagu yang sudah diubah liriknya dengan gerakan tertentu......

;;