Jumat, 28 Februari 2020

Belajar Ekosistim Di Kebun



Kali ini  anak-anak Circle of Happiness beraktivitas di kebun. Mau ngapain ya? Mau belajar tentang ekosistim. Dan kebun belakang perumahan menjadi ladang ilmu bagi anak-anak untuk belajar ekosistim . Dari sini anak-anak akan bisa belajar seluas-lausnya tentang ekosistim. Karena anak-anak bervariasi dari kelas dua sampai kelas enam, makanya setiap kelompok terbagi dari kelas dua sampai kelas enam. Jadi anak-anak yang kecil bisa belajar dari teman-temanya yang sudah besar.




Ekosistim itu adalah suatu hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya yang saling timbal balik yang tak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Dalam eksoisitim ada dua komponen utama yaitu komponen biotik dan komponen abiotik.
Komponen Biotik. Komponen dari ekosistim yang berasal dari makhluk hidup. Nah, anak-anak akan melihat di kebun apa- saja yang ada di sekitar mereka yang berasal dari mahkluk hidup. Mereka akan mendata apa saja yang mereka lihta di sekeliling mereka. Data ditulis di kertas sebelum disusun dengan baik apa saja komponen biotik yang ada di sana.
Komponen abiotik, komponen di eskosistim yang termasuk benda mati . Seperti suhu,tanah, air, sinar matahari. Anak-anak juga mendata semau hal dari komponen abiotiknya.




Dari dua data biotik dan abiotik tersebut anak-anak dibantu dengan kakak-kakak relawan membuat skema tentang hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik dalam satu kertas atsuro. Dalam bentuk tulisan, skema, gambar sehingga hubungan timbal balik akan terlihat jelas. Setiap kelompok membagi beberapa tugas agar terbentuk tim yang solid sambil kakak relawan menjelaskan detailnya sehingga nanti tiap kelompok bisa menjelaskan di depan tentang hubungan ini dengan baik. Dari semua data yang sudah digambarkan dan dituliskan dalam kertas besar dalam bentuk skema, anak-anak disiapkan untuk mempresentasikan apa yang sudahdikerjakan tadi di depan anak-anak yan lain. Memang ekosistim itu ada tiga macam , yaitu eksosistim darat, air dan buatan. Tapi kita memilih kebun /darat karena dekat dengan tempat kegiatan . Tadinya mau dengan air tapi karena waktu itu masih dalam situasi kemarau dimana air mulai mengering sehingga sungai banyak yang kering, begitu juga sawah. Tapi tak mengapa walau hanya bisa belajar ekosistim di darat saja tak menghalangi untuk belajar banyak.




Kemudian anak-anak maju ke depan sesuai dengan kelompoknya untuk memperesentasikan apa yang digambarkan dan ditulis. Masing-masing membuat dengan gambar yang berbeda walau melakukan di tempat yang sama. Hebat kan? Jadi kita belajar eksosistim di kebun yang termasuk eksosistim alami karena memang sudah ada di alam dan termasuk ekosistim darat karena berada di dataran. Dari sini anak-anak secara tak sengaja banyak belajar tanpa perlu banyak belajar teori yang hanya bisa dibayangkan saja. Anak-anak belajar hal yang nyata di alam . Tentu akan berdampak sangat positif bagi perkembangan anak-anak dalam mencari ilmu.

Dan sesudah kegiatan kita makan bersama di kebun. Anak-anak sudah membawa bekal sendiri  Dan betapa nikmatnya makan bersama .Kegembiraan setelah capai belajar dan diakhiri denagn kegembiraan yang luar biasa. Coba deh , gimana belajar gak menyenangkan kalau kegiatannya seperti ini. Anak-anak gembira pastinya pelajaran akan bakal cepat tersimpan dalam memori anak-anak. Jadi mengubah cara belajar anak-anak jadi menyenangkan akan membuat belajar jadi menyenangkan bukan? Kegiatan-kegiatan lain akan menunggu untuk dilakukan. Demi anak-anak bisa belajar yang menyenangkan.

27 komentar:

Nurul Mutiara R.A mengatakan...

Suka banget dengan cara belajar yang dibuat jalan2 ke alam gini Mbak. Selain mereka bisa belajar jadi redreshing pula karena gak cuma diam di ruangan :)

Ella Fitria mengatakan...

seru banget belajarnya, kapan2 boleh nih ku ajak anak2 belajar di kebun trus makan bekal bersama

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak nurul, belajar dg menyenangkan itu lebih mudah dicerna

Tira Soekardi mengatakan...

nah bisa mbak ella, asyik banget dan anak2 lahap makannya , malah yang gak suka makan jadi mau makan karena makan bersama teman2nya itu paling asyik

Annafi mengatakan...

Belajar langsung di lapangan memang lebih asyik ya mba , apalagi kalau ada pembimbingnya, pasti informasinya lebih cepat masuk ke otak ketimbang duduk di kelas dan mendengarkan

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak annafi dan anak2 juga pasti suka

PWWidayati mengatakan...

Wah seruuuuu anak-anak pasti senang sekali diajak outdoor learning begini

kabar cendekia mengatakan...

Cadass, kalau semua anak indonesia diajarkan pendidikan berbasis lingkungan, yakin deh, kita akan meninggalkan mereka dgn tingkat kepedulian tinggi akan keberlangsungan alam

Iis Naini mengatakan...

keren banget belajar langsung praktek di alam..

Tira Soekardi mengatakan...

seneng banget mbak widayati, apalagi anak laki2 bisa lari sana sini

Tira Soekardi mengatakan...

makasih mbak aan, hrs menyenangkan dan dekat dengan alam ya

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak iis

Satria Mwb mengatakan...

Nuansanya enak banget buat otak jadi fresh & menyatu dengan Alam..😊😊

Blogger Surabaya | Rey - reyneraea.com mengatakan...

Anak saya paling suka main di alam gini Mba, kalau pulang di rumah neneknya, ada halaman luas, udah deh dia eksperimen sendiri :D

kantorbos mengatakan...

Waw .. keren .. jiwa penyabar dan naturalis banget!

Tira Soekardi mengatakan...

betul mas satria

Tira Soekardi mengatakan...

iya mbak reyne, anak2 harusnay memang suka dengan alam lebih leluasa bergerak

Tira Soekardi mengatakan...

iya kantorbos

Putri Kurniawati mengatakan...

Ini ya yg namanya "sekolah alam"? Anak2 terjun langsung untuk belajar di TKP nya hehe

Tira Soekardi mengatakan...

kami bukan sekolah tapi hanay komunitas anak mbak putri yang ingin menfasilitasi anak2

Mugniar mengatakan...

Cara belajar yang menyenangkan ya Mbak.

Dengan membuat skema tentang hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik dalam satu kertas maka anak-anak akan mudah mengingatnya apalagi dengan adanya warna-warni itu :)

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak niar, dan anak2 mlihat , mengalami proses belajarnya

Nurul Sufitri mengatakan...

Nah, kayak begini asyik ya belajar di luar kelas. Biar ga mumet pikiran anak2 hehehe. Di alam malah jadi paham pelajarannya karena bisa sambil dipraktekkan.

Tira Soekardi mengatakan...

betul mbak nurul, cuma kitanya yang lebih capai krn mengawasi harus super sabar

Muna Fitria Hidayat mengatakan...

Circle of Happiness ini komunitas apa, Mbak? Seru-seru banget kegiatannya.

Tira Soekardi mengatakan...

komunitas anak mbak muna, anak2 dari desa nanggela kab kuningan

Yaudah mengatakan...

menangkan uang sebanyak-banyaknya hanya di AJOQQ :D
AJOQQ menyediakan 8 permainan seru :)

Posting Komentar