Kamis, 07 Januari 2010

Have Fun With Chemestry

Kalau teman-teman sudah membaca tulisan saya tentang belajar kimia yang mengasikan, tentunya tulisan ini akan lebih bisa dimengerti. Untuk menggali kemampuan siswa memang perlu diadakan seminar-seminar yang berhubungan dengan kimia.Tetapi kenyataannya banyak seminar selalu dengan format yang itu-itu saja yang membuat siswa bosan dan mengantuk hanya mendengarkan apa yang dibicarakan pemberi makalah.Makanya dari hal tersebut saya memberanikan diri membuat seminar dengan bentuk yang berbeda agar tidak membosankan siswa.
Konsep yang saya buat agar seminar itu bisa fun bagi siswa dengan adanya games , lagu yang ngetrnd pada saat itu. Makanya seminarnya diberi tema "Have Fun With Chemistry".
Dalam gambar ini terlihat jelas spanduk yang ditempel dengan tema yang diusung.



Seminar diadakan dari hari Sabtu sampai minggu dan siswa menginap di sekolah. Seminar diadakan dalam beberapa sesi. Setiap sesi diisi dengan pembicara yang membawakan topik tertentu, kemudian tanya jawab, dan permainan yang berisi tentang sesi tersebut. Pada seminar tersebut topik yang diusung tentang pengolahan susu dari sapi perah, pengolahan air minum, peran bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari dan renungan tentang kerusakan alam yang terjadi.
Pada topik tentang pengolahan susu, debawakan oleh Bapak Aman dari Cigugur yang bekerja di industri pasteurisasi susu. Setelah selesai memberikan makalah dilanjutkan dengan tanya jawab.

Ini suasana ketika seminar berlangsung.



Sesudah tanya jawab diadakan permainan dimana peserta dibagi beberapa kelompok dan setiap kelompok harus menggambarkan dalam kertas besar apa manfaat dari pengolahan susu dalam bentuk mind maping.

Ini suasana ketika anak-anak bekerja kelompok membuat mind maping.



Kemudian hasil mind maping tersebut tiap-tiap kelompok dipresentasikan di depan teman-teman yang lain.
Ini beberapa kelompok memberikan presentasi di depan



Dari acara hari pertama ditutup dengan renungan tentang kerusakan alam, dimana anak-anak disuruh untuk duduk bersila di lantai membentuk lingkaran dan setiap anak membawa lilin yang dinyalakan, lampu dimatikan , dan dengan mendengarkan lagu dari Ebit G ade mereka merenungkan tentang banyak hal tentang lingkungan kita yang sudah banyak terjadi kerusakan. Dan setiap anak harus memberikan pendapat tentang bagaimana kita sebagai umat manusia untuk melestarikan alam. Mudah-mudahan dengan renungan ini dapat mengajak siswa untuk lebih peduli lingkungan mulai dari lingkungan di sekitar kita.

Setelah ini acara bebas dimana anak bisa bermain dan diteruskan dengan tidur bersama di lingkungan sekolah. Itulah asyiknya kalau kita sudah bersama-sama , bermain kartu dan yang kalah mukanya di beri bedak atau diolesin dengan norit yang berwarna hitam, seruuuu!!!! Belum acara tidur yang banyak membuat teman yang lain tergelak , ada yang tidurnya ngorok atau posisi yang lucu!!!!
Ini foto lagi bermain kartu, asiknya.....



Ini salah satu foto siswa yang lagi tidur dengan posisi yang menarik!!!



Paginya diawali dengan jalan-jalan ke pelabuhan yang letaknya di depan sekolah dan kita bersama-sama naik perahu ke tengah laut , tentunya seru karena ada yang takut, ada yang senang dan ada yang berdiri paling depan di kapal.
Setelah bersenang-senang dilanjutkan dengan topik tentang pengolahan air minun yang dibawakan oleh Pak Adang dari PDAM. Walaupun cape ternyata mereka tetep semangat. Dan diakhiri dengan permainan . dimana anak-anak berdiri melingkar dan menyanyikan lagu "Naik kereta api", yang diubah kata-katanya yang berhubungan dengan pengolahan air, dan bila lagu diberhentikan pada salah satu anak , anak itu harus menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan pengolahan air, bila bisa menjawab dapat hadiah , kalau tidak diberi hukuman!!!! Seru!!!

Diakhir acara dipilih pesreta pria dan wanita yang mengikuti seminar yang paling favorit dalam permainan , dalam aktif di pertanyaan dan lain sebagainya. Mereka dinobatkan sebagai pasangan raja dan ratu sehari.
Setelah acara tentunya foto-foto bersama dengan spanduk dan tentunya dengan gayanya yang norak, narsis atau capeeeer!!!!



Memang acara ini menuai hasil yang baik tetapi masalahnya tidak banyak dukungan dari kepala sekolah dan sekolah, sehingga rasanya untuk mengadakan secara rutinpun merupakan beban yang berat karena semua persiapaan dilakukan sendiri tanpa didukung bantuan secara materiil dan moril!!! Apalah artinya seorang guru yang mempunyai ide banyak tapi tidak pernah ada dukungan yang positif dari sekolah, tentunya akan menjadi mubasiiir!!!!. Mudah-mudahan ini bisa memberi saya semangat baru di tahun yang baru ini, untuk bisa lebih kreatif walau tanpa didukung oleh sekolah, tentunya perlu keberanian yang besar.........amin.