Minggu, 26 April 2026
Salah satu objek wisata yang berada di Kuningan adalah Cipaniis yang terletak di kaki gunung Ciremai. Dulu pernah sekali ke sini saat bersama siswaku mengunjungi pengolahan air minum yang terdapat di samping wisata Cipaniis ini. Keadaan biasa saja dan menurutku kurang bagus dari segi pengelolaannya . Dan sekarang datang lagi mau ngadem dan sekalian konten bersama Usep.
Setelah masuk pintu tiket masuk sekitar 15 000 rupiah dengan parkir dan biaya dari Taman nasional Gunung Ciremai. Setelah pulang eh masih ditarik ongkos parkir . Ini tarikan dari desa di sana. Proteslah tetapi katanya pihak desa juga berhak menarik uang karena wisata ini ada di daerahnya. Duh, bukannya gak mau ya, dengan kondisi yang banyak tarikan gini tapi wisatanya kurang bagus. Hanya ada hutan pinus dan di sebelahnya ada sungai yang jernih dengan banyak warung yang kumuh, rasanya kok gak sepandan dengan biaya yang dikeluarkan. Kemudian kenapa semua merasa berhak dengan wisata tersebut mulai dari desa, swasta, taman nasional gunung Ciremai sehingga menambah beban uang masuknya. Agak kecewa sekali sih dengan uang yang segitu dengan keadaan yang biasa saja. Beda saat ke Trijaya, pungutna hanya dari desa tapi fasilitas bagus dan nyaman sekali.
Katanya daya tarik Cipaniis adalah aliran sungai yang jernih. Sumber airnya dari mata air gunung Ciremai sehingga kualitas air yang murni dan jernih. Juga akan merasakan kesejukan area pegunungan dan suara gemericik air dan suara gerakan angin dari hutan pinus yang ada. Fasilitas yang ada seperti area kamping dimana bisa kemping di sana. Ada gazebo yang bisa untuk duduk-duduk walau kondisinya juga kurang bagus. Warung makan yang kumuh dan belum ditata dengan baik sehingga pemandangan warung yang kumuh terlihat jelas. Sepertinay gak sebanding dengan harga tiketnya.
Sangat disayangkan sih sehingga pengambilan gambar saat di Cipaniis juga sangat terbatas karena harus mencari tempat yang indah gak terhalangi oleh warung makan yang kumuh, gak tertutup dengan tempat duduk yang sudah usang. Makanya pulang dari sini kecewa , apalagi ditarik uang parkir lagi. Sebagai masukan agar wisata ini dikelola dengan baik sehingga wisatawan puas walau harga tiket agak mahal. Warung dibuatkan tempat yang bagus bukan dari bambu yang sudah kusam dan diatur warung makanan dan minuman . Area piknik juga ditata, dimana ditaruh tempat duduk yang estetika bukan sekedar tempat duduk. Dimana gazebo ditaruh dan dibuat tempat buat foto yang latar belakang indah. Semoga ke depannya bisa menjadi wisata yang menyenangkan
Label: ciremai, hutan pinus, jalan-jalan, sungai
Minggu, 17 Agustus 2025
Wah, sudah banyak kali ke wisata Trijaya ini. Dari dulu masih polos gak ada sarananya sampai sekarang yang semakin cantik karena dirawat dengan baik . Serta ditambah fasilitas yang cukup bagus . Mulai dari Cafe yang baik bangunannya sampai area camping yang disusun dengan baik sehingga akan tampak rapih kalau mau ada yang camping di sana. Jadi sekarang lebih rekomendasi deh buat ke wisata Trijaya ini . Suasananya yang adem dengan hutan pinus dan pepohonan besar lainnya akan membuat kita akan suka berlama-lama di sini.
Tempat ini oleh warga setempat dikenal dengan nama Hulu Dayeuh. Dulunya merupakan area hutan pinus dengan luas 7 ha yang tidak terurus. Dan oleh karang taruna dan kompepar desa Trijaya membuat area hutan pinus ini digunakan sebagai tempat wisata. Wisata ini berada di desa Trijaya, kecamatan Mandirancan , kabupaten Kuningan. Jadi wisata ini terus berkembang menyesuaikan dengan trend yang ada saat ini.
Jadi saat mau konten dengan Usep, bagian depan masih sama . Tapi saat masuk ke dalam , sekarang ada cafe yang cantik dengan tempat makan seperti tenda terbuka dengan meja makan kecil. Dan orang bisa makan di sana dengan lesehan. Dan ini menggantikan warung kumuh yang dulu ada di sana. Akibatnya suasananya lebih cantik karena ada cafe cantik dan tak ada warung kumuh. Cafe ini menyediakan makanan dan camilan khas Sunda. Ada bandrek, combro, misro dan lain sebagainya. Area kampingpun sekarang sudah disusun dengan ada tendanya yang bisa disewa. Akibatnya nanti yang kemping akan rapih karena sudah ditempatkan di tempat tertentu. Keren Kan?
Selain itu juga ada spot foto yang banyak di sana . Bisa foto dengan latar belakang gunung Ciremai, hutan pinus atau lembahnya. Juga terdapat tempat duduk baik yang berada di bagian bawah yang terbuat dari kayu. Bisa juga duduk di atas kayu yang ada di atas pohon. Deretan hutan pinus yang rapih membuat suasana yang nyaman. Dan bisa ambil bunga cemara yang banyak berjatuhan.. Ada semak-semak dan tanaman liar yang tumbuh di bagian lembahnya. Selain itu kalau mau outbound juga disediakan oleh pihak Trijaya. Rumputnya hijau dapat digunakan untuk lesehan di bawah jika musim kemarau. Kalau musim hujan rumputnya akan basah.
Jadi cukup puas melihat kemajuan yang ada di wisata Trijaya ini. Semoga bisa tetap terawat dan alami. Jangan menambah fasilitas tetapi malah menghilangkan keasrian alam yang ada di Trijaya.
Label: cafe, camping, hutan pinus, jalan-jalan















