Minggu, 31 Mei 2026
Sumber gambar di sini
Siapa di sini yang suka olahan bebek? Aku termasuk yang suka asal pengolahannya benar. Kenapa? Seringkali suka mendapatkan bebeknya bau amis sehingga mengubah cita rasa walau sudah diberi bumbu. Aku sih diperkenalkan dengan bebek Madura oleh anakku. Waktu ke Jakarta di daerah Tanah Abang dekat statsiunnya ada yang jualan bebek Madura dan rasanya enak. Dan yang aku suka adalah bumbu hitamnya . Jadi bebek Madura adalah olahan bebek goreng khas Madura dengan bumbu hitam pekat kaya dengan rempah seperti cabai , bawang dan lain-lain. Bebeknya dimasak sampai bumbu meresap sehingga menghasilkan cita rasa gurih pedas dan tekstur daging bebeknya empuk . Disajikan dengan nasi hangat dan pelengkap seperti sambal pencit atau sambal terasi.
Variasi lain dari bebek Madura adalah bebek Sinjay yang terkenal dari daerah Bangkalan Madura dimana bebeknya disiram oleh sambal mangga muda pencit yang asam dan segar. Satu lagi bebek Songkem , yaitu bebek yang dimbubui rempah , dikukus dalam daun pisang sampai empuk. Dan ini memberikan rasa sensasi lebih sehat dan bumbu meresap sempurna. Jadi khasnya bebek Maduar adalah di bumbu hitamnya yang terduiri dari cabai,bawang,kemiri,kluwek yang memberikan warna hitam. Kombinasi kunyit dan jahe, lengkuas dan daun jeruk membuat aromanya kompleks. Sambal mencit sambal mangga muda yang asam dan segar adalah sambal wajib untuk menyeimbangkan rasa pedas dan gurihnya bebek.
Nah, beberapa waktu yang lalu di Cirebon dibuka gerai bebek Carok. Bebek Carok adalah kuliner bebek goreng khas Madura juag yang pemiliknya adalah komika Trentan Muslim. Karena rasa pedas kuat sehingga menggambarkan sensasi carok makanya diberi nama bebek Carok. Sebetulnya Carok adalah istilah budaya Madura untuk menyelesaikan konflik yang berkaitan dengan harga diri, kehormatan atau sengketa. Komika Trentan ini memberi nama bebeknya dengan bebek Carok untuk menggambarkan intesitas rasa pedasnya .
Ada rasa ingin mencoba bebek Madura ini tapi belum ada kesempatan. Tapi saat anakku rapat di kota Cirebon, ajaklah dia makan di bebek carok ini. Setelah disiapkan terasa aroma yang wangi, walau saat itu tidak ada bumbu hitamnya karena belum datang, hanya ada sambal mangganya dan sambal terasi.. Baru satu suap dmakan , wow rasanya enak sekali. Bumunya meresap sekali sampai ke bagian tulang. Sambal mangganya segar apalagi dimakan di cuaca yang panas, benar terasa segar. Perpaduan gurih dan asam segar memang top sekali. Pengalaman pertama makan di bebek Carok ini dan langsung suka. Jadi tentunya akan datang lagi ke sini walau tempatnya kecil sehingga gak ada tempat parkir mobil.
Label: bebek, bumbu hitam, carok, kuliner, madura
Minggu, 11 Januari 2026
Gambar dari sini
Coba ya di setiap rumah pasti ada stok telur di dapurnya. Mengapa karena telur sangat mudah diolah dan paling mudah bagi orang yang malas ya tinggal direbus, diceplok atau di dadar saja . Sudah beres. Betul gak? Makanya di setiap rumah pasti nyetok telur yang banyak. Rasa? Enak pastinya. Cuma nasi hangat dengan telur ceplok saja sudah enak sekali. Selain itu nutrisi dari telur juga jangan diragukan, nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Tul gak?
Tellur dadar. Nah, telur dadar juga favorit di rumah. Apalagi paksu itu sukanya saat dikocok itu pakai kecap . Kalau aku suka ditambah bawang daun dan irisan cabai merah. Merona sekali warnanya. Ternyata banyak sekali varian telur dadar dan juga beberapa terkenal . Variasinya tergantung cara memasaknya, isiannya dan topingnya sehingga menghasilkan banyak varian dari telur dadar.
Berdasarkan bahan tambahnnya ada yang dikenal dengan telur dadar Padang. Dimana telur dadar padang diambah dengan kelapa parut dan tepung beras dalam adonanya sehingga kaya rasa. Telur dadar gulung dimana penyajiannya digulung. Telur dadar sayuran dimana diisi dengan aneka sayuran tergantung kesukaan. Bisa juga diisi dengan keju, tahu, toge sesuai dengan selera.
Berdasarkan cara memasaknya ada yang dikenal dengan telur dadar crispi dimana telur dadar digoreng sehingga jadi crispi. Telur dadar yang biasa dijual di warteg dan tebal dan keriting karena digoreng dengan minyak yang banyak. Omelet telur dadar yang dilipat dan diisi dengan aneka bahan seperti keju, sayuran atau sosis.
Berdasarkan asal usul. Beberapa omelet dari negara luar seperti omelet Amerika yang dimasak sampai masak sampai bagian dalamnya. Omelet Perancis, omelet yang dibuat dengan mengocok lepas dan dimasak dengan cepat sehingga menghasilkan omelet yang lembut dan creamy. Telur dadar Thailand yang renyah dan mengembang dan omelet soufle , adalah omelet yang menggunakan putih telur yang dikocok sampai mengembang menghasilkan tekstur yang mengembang dan ringan.
Banyak yang jenis telur dadar dan tentunya masih banyak lagi variasi dari telur dadar yang bisa diciptakan orang-orang kreatif. Seperti restoran Dadar Beredar yang baru-baru ini di Cirebon buka outletnya. Varian telur dadar yang bisa dijual yang dipadukan dengan sambal. Juga olahan telur dadar yang dibakar. Inovasi sederhana dari telur dadar ini ternyata banyak juga peminatnya. Salah satunya aku yang baru saja merasakan menu di dadar beredar.
Dadar beredar adalah restoran yang dikenal dengan menu utamanya telur goreng yang sederhana. Dan diolah dengan menu yang bervariasi. Menunya ya telur dadar. Ada telur dadar original, ada yang telur dadar bakar yang dilengkapi dengan sambal. Ada yang sambal cumi, sambal ayam suwir dan masih banyak lagi. Juga dilengkapi dengan sayur yang crispi sekali.Sejauh ini yang aku coba di Cirebon cukup enak apalagi sensasi telur dadar yang dibakar memberikan rasa yang berebeda dengan yang original dan dipadukan dengan sambalnya menambah kenikmatan. Jadi yang malas masak dan ingin rasa yang sederhana tapi enak seprtinya bisa berkunjung ke resto dadar beredar atau go food saja.
Label: dadar beredar, kuliner, telur dadar
Minggu, 14 September 2025
Gambar dari sini
Jadi waktu trend-trendnya mie Bangladesh mau sekali nyoba tapi apa daya di kota Cirebon belum ada. Sekalinya ada jauh dari rumah dan gak sejalan kalau mau ke arah kota. Jadi cuma bisa lihat orang bikin status makan mie Bangladsh saja . Apalagi anak –anak sudah menceritakan dan meriviewnya hasil mereka kulineran. Jadinya hanya gigit jari. Eh saat jalan-jalan ke kota lihatlah depan CSB mall ada mie Bangladesh . Senang dong tapi dilalahnya gak bisa ke sana saja karena banyak kegiatan yang arahnya ke Sumber bukan ke kota. Sampai akhirnya bisa makan mie Bangladesh tapi sudah gak ngetrend lagi. Tapi gak mengapa yang penting bisa cobain rasanya.
Apa benar mie Bangladesh ini asalnya dari Bangladesh. Ternyata kejauhan mikirnya. Kalau baca asal usulnya juga jadi ingin ketawa saja. Oh, ternyata kenapa dikasih nama Bangladesh itu karena sebuah nama. Ya. Allah. Jadi mie ini banyak versinya. Pertama karena pemilik warung yang pertama kali menciptakan mie ini namanya Bang Ladesh sehingga jadi Bangladesh. Hiii, unik ya, hanya karena sebuah nama loh, jadi nama kuliner. Ada lagi versi yang mengatakan mie ini dari Lhokseumawe Aceh dimana pemilik warungnya Abdullah Arsyad memiliki warung dengan nama Banglah Delima Sigli. Jadi bangladesh. Unik lagi. Karena dua daerah ini banyak dihuni dengan etnis dari Asia Selatan makanya bumbu rempahnya menyerupai masakan Asia Selatan.
Ciri mie Bangladesh ini adalah rasa pedas dan gurih dengan tambahan toping telur, ayam dan menggunakan bumbu rempah Aceh. Yang paling terkenal di kota Medan adalah warkop Agam , mie Bangkadeshnya sangat disukai warga.. Mie disajikan dengan sedikit berkuah atau nyemek dan dilengkapi dengan tambahan telur setengah matang sehingga rasanya mienya creamy dan gurih. Jadi kami berdua akhirnya mengunjungi warkop yang jual mie Bangladesh depan CSBmall. Walau sudah ketinggalan jaman tak apalah untuk mencobanya. Aku sedikit ragu karena memang aku kurang suka yang terlalu banyak rempahnya seperti mie Aceh. Tapi karena mau coba akhirnya dicoba juga. Dan ternyata rempah-rempahnya gak terlau medok sehingga aku suka, Gak seperti awal makan mie Aceh langsung kurang suka.
Akhirnya aku bisa suka juga mie Bangkadesh. Di sana juga terdapa mie Paskitan yang kering tanpa kuah dan juga ada mie Aceh. Tapi cukup nyobain yang Bangladesh saja. Dan laporan ke anak-anak kalau kami berdua suka dengan rasanya. Begitulah pengalaman kami berdua makan mie Bangkadesh yang bukan dari Bangladesh. Rasa penasaran sudah terobati dan tentu akan datang kembali jika lagi mau makan mie. Walau terlambat trendnya tapi yang penting kami lansia ceria sudah pernah nyobain dong. Siapa tim yang suka dan siapa tim yang gak suka.
Label: aceh, bangladesh, kuliner, medan, mie
Senin, 09 Juni 2025
Label: banyuwangi, kuliner, pedas
Minggu, 23 Maret 2025
Gambar dari sini
Pernah coba coto Makasar? Ini aku pertama kali coba tapi bukan di Makasarnya tapi di kota Cirebon. Memang kadang lidah setiap orang berbeda ya. Waktu paksu dinas ke Makasar dan mencoba coto Makasar, dia bilang kurang suka. Tapi saat anakku juga dinas di Makasar malah bilang kalau coto Makasar enak. Lah, aku yang belum coba jadi penasaran dong. Jadi dekat rumah itu ada restoran Bamboo Cirebon yang menyediakan coto Makasar. Jadi karena aku penasaran karena ada dua pendapat yang berbeda dari paksu dan anakku. Makanya aku mengajak paksu untuk makan di sana, mumpung dekat rumah. Dan taraaaa, ternyata aku dan paksu suka. Jadi aku tanya kenapa waktu di Makasar bilang gak suka. Katanya sih rempahnya di sana kental sekali dibanding yang dimakan di sini. Ternyata pemilik restoran ini adalah orang Makasar juga. Dia bilang karena memang resepnya pakai banyak rempah tapi disesuaikan dengan lidah orang Jawa shingga ringan. Memang kami berdua itu kurang suka kalau rempahnya medok banget.
Coto Makasar ini sebetulnya sudah ada sejak jama dulu,sejak kerajaan Gowa yang berpusat di Sombaopu tahun 1538. Dulunya merupakan hidangan kerajaan yang dimakan oleh keluarga raja dan tamu-tamunya. Ada juga kalau coto ini diciptakan oleh rakyat jelata dan disiapkan unttuk pengawal kerajaan sebelum bertugas menjaga kerajaan di pagi hari. Pada abad 16 ini juga kuliner coto Makasar juga mendapat pengaruh dari China. Hal ini dapat terlihat dari sambal yang digunakan adalah sambal tauco. Coto Makasar mempunyai cita rasa gurih yang asalnya dari daging , jeroan dan rempah-rempah. Biasanya coto Makasar dinikmati dengan ketupat yang dibungkus daun kelapa dan buras atau burasa yaitu sejenis ketupat yang dibungkus oleh daun pisang.. Burasa ini dibuat dari beras yang dicampur dengan santan dan garam dan dibungkus daun pisang dan diikat secara khusus dan dikukus.
Bumbu di coto Makasar memang banyak kurang lebih 40 jenis bumbu lokal (rampa patang pulo) yang terdiri dari kacang, kemiri, cengkeh, pala, foeli,sereh yang ditumbuh halus, lengkuas, merica, jintan, ketumbar merah dan putih, jahe, daun jeruk purut , daun salam,daun kunyit, daun bawang, daun sledri, cabe merah dan hijau, gula tala dan asam,kayu manis, pepaya muda untuk melembutkan daging dan kapur untuk membersihkan jeroan. Keunikan lainnya jika di rumah makan , pengunjung akan diberikan campuran daun bawang dan bawang goreng dalam wadah terpisah. Dengan banyak rempah jelaslah rasa rempahnya medok tapi bagi yang kurang suka rempah yang medok jadi kurang suka. Tapi alhamdulilah adanya coto Makasar di Cirebon bisa merasakan coto Makasar dengan lidah orang Jawa. Senang kan? Tentunya secara penyuka soto , jangan sampai ketinggalan menikmati coto Makasar walau belum pernah ke Makasar.
Label: coto makasar, kuliner
Minggu, 17 November 2024
gambar dari sini
Kebetulan aku penyuka soto termasuk soto Bandung. Apalagi soto Bandung memang ibuku sering buat saat aku kecil. Jadi aku sih sudah sangat familiar dengan rasa soto Bandung. Setelah kuliah dan tinggal di luar kota Bandung mulailah jarang menikmati soto Bandung. Karena di daerah tempat aku kos dulu dan sekarang tinggal jarang yang menjual soto Bandung. Mau bikin sendiri tapi aku bukan tipe orang yang suka masak , takutnya rasanya malah gak karuan. Bikin kesel nantinya. Eh, kemarin itu lagi lihat kosan anakku ternyata ada yang jual soto Bandung dan dekat dengan kosan anakku. Walaupun jualannya di kaki lima ternyata rasanya enak dan bisa diterima lidah. Terobati juga makan soto Bandung , sudah sangat lama ini sih.
Soto diperkirakan merupakan masakan China. China lagi, China lagi. Memang orang China banyak yang merantau dan berniaga ke seluruh penjuru dunia , tentunya juga membawa pengaruh kulinernya ke tempat dia singgah, termasuk ke Indonesia. Termasuk soto ini. Soto itu di China dikenal dengan Caudo yang merupakan bahasa Mandarin. Setelah masuk ke Indonesia lebih dikenal dengan nama soto. Di Indonesia sendiri soto yang datang dari China itu dimodifikasi sesuai lidah orang Indonesia khususnya daerah sehingga setiap daerah memiliki jenis makanan soto yang berbeda dengan soto daerah lainnya.
Soto Bandung adalah soto khas Bandung yang berbahan dasar daging dan yang membedakan dengan soto yang lain adalah pemakain lobak, tomat dan kacang kedelai. Soto tanpa santan ini bisa dimakan dengan nasi dan kerupuk. Cita rasanya gurih merupakan perpaduan rasa daging sapi dan lobaknya. Manfaatnya terutama daging yang biasa dipakai adalah daging has yang memiliki serat yang mudah diserap oleh tubuh sehingga zat besi yang ada dalam daging akan mudah terserap ke tubuh sehingga kebutuhan zat besi bisa terpenuhi. Sedangkan lobak adalah sayuran yang punya manfaat baik buat pencernaan , kaya akan serat dan viamin A yang baik buat tubuh. Kacang kedelai baik untuk kesuburan perempuan, banyak protein yang bermanfaat bagi tubuh .
Kalau mau mencoba soto Bandung bikina sendiri boleh coba resep ini
Bahan-bahan
1. 1/2 kg daging sapi
2. 4 batang daun bawang
3. 2 buah lobak
4. 4 batang daun seledri
5. 1 sdm kecap asin
6. 1/2 sdt cuka
7. secukupnya Garam
8. secukupnya Penyedap rasa
9. secukupnya Minyak goreng untuk menumis
Pendamping
Kacang kedelai goreng
Sambal
Krupuk
Bumbu Halus
12 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1/2 sdt lada bubuk
1 cm pala
Bumbu Cemplung
5 cm jahe geprek
2 batang serai geprek
Cara membuatnya
Sebelumnya daging sapi presto dulu selama 20 menit, terus di
potong-potong sesuai selera,tiriskan.
Untuk rebusan daging saring dan masukan ke dalam panci.
Untuk lobak di potong-potong bulat lalu di remes-remes di kasih garam biar hilang rasa pahit sama langunya terus di cuci sampai bersih.
Tumis bumbu halus,masukan bumbu Cemplung sampai harum
dan masukan ke dalam panci yang ada rebusan daging tadi.
Rebus sampai mendidih.
Masukan potongan daging,kecap asin,air cuka, garam, penyedap rasa aduk-aduk hingga tercampur rata dan tutup pakai tutup panci.sampai kuahnya betul-betul mendidih.
Tes rasa kalau kurang bumbu bisa di tambahin lagi kalau sudah pas masukan daun bawang,daun seledri aduk-aduk hingga rata lalu matikan api kompor.
Nah, gimana? Namanya soto itu selalu bikin nagih kok. Karena rasanya memang pas di lidah orang Indonesia makanya soto banyak penggemarnya termasuk diriku.









