Senin, 01 Desember 2014
Membicarakan
seorang mama, tak akan pernah habis-habisnya. Banyak cerita yang mengharu biru, cerita kegembiraan saat
berada di samping mama. Ceritanya tak akan pernah habis bahkan bisa menjadi cerita
bersambung yang tak berkesudahan. Sungguh mama bagiku adalah tempat yang nyaman
untuk bersandar dalam pelukannya. Hangat pelukannya membuat aku nyaman berada
di pelukan mama. Setiap saat aku memerlukan bahu atau dadanya untuk tempat aku
bersandar saat lelah atau menghadapi masalah, mama akan setia dengan telinganya
untuk mendengarkan curahan hati. Hatinya yang halus selalu membuatku begitu
nyaman berada dalam pelukannya. Sambil kudengarkan detak jantungnya yang selalu
berirama lembut memberikan irama tersendiri di hatiku. Kadang detak jantungnya
seperti nyanyian yang menghiburku saat aku sedih dan lelah. Bahkan sampai
sekarangpun saat aku sudah menjadi orangtua, mama tetap dengan kesiapannya
menyediakan pelukannya atau dadanya tempat aku berlabuh di sana.
Satu
lagi yang membuatku betah berlama-lama dekat mama adalah mama selalu siap
dengan semua yang akan aku sampaikan padanya
. Bahkan dalam keadaan gembira aku suka sekali berbaring di atas
perutnya yang besar dan sekali lagi aku mendengarkan suara gerakan ususnya yang
mengelitik hatiku, sambil bercerita , mama akan mendengarkan kegembiraan yang
aku ceritakan sambil tangannya mengelus kepalaku. Jadi mama akan tahu, kalau
aku sudah berbaring di atas perutnya artinya aku mau membagikan berita gembira
, saat aku berbaring di dadanya dan ingin pelukannya, mama akan tahu kalau aku
ingin berkeluh kesah. Dan mama siap dengan hati yang lembut dan senyuman yang
meneduhkan hati.
Mama
membuka warung sembako untuk mendapat penghasilan tambahan karena bapak
hanyalah Pegawai Negeri Sipil yang tentunya uangnya terbatas. Karena waktu itu
di perumahanku belum banyak yang membuat warung sembako, dagangan mama cukup
laris bahkan untuk sembako boleh ngutang dulu dan dibayar awal bulan, tapi
kemudahan yang diberikan mama sering kali disalahgunakan oleh pelanggan dengan
seenaknya. Banyak yang sering nunggak dan kalau ditagih, justru mama yang
terkena marah, tapi aku tak pernah melihat mama marah atau jengkel. Tapi tetap
saja mama mempersilahkan mereka membeli lagi di warung sembakonya . Selain
warung sembakonya , mama juga dagangan batik yang boleh dicicil sebanyak tiga
kali .Inipun sering ken tipu , tapi mama
tetap sabar dan masih mau memaafkan pelanggan yang sudah menipu. Kesabaran
hatinya kadang membuat aku tak habis pikir dan pintu maaf selalu terbuka bagi
orang yang menipunya . Dan mungkin karena kesabarannya dan selalu baik dengan
pelanggan,rejeki selalu datang dari warungnya
Warung mama ternyata punya kontribusi juga untuk kelanjutan sekolah aku
dan adik-adikku. Mungkin karena kesabaran dan keikhlasan mama akhirnya rezeki selalu datang padanya.
Satu
lagi bentuk kesabaran mama saat dibohongi oleh
asisten rumah tangga mama. Biasanya kalau mama punya aisiten rumah
tangga yang masih muda, sering kali mama mengkursuskan mereka. Kursus menjahit
atau potong rambut . Dan mama selalu memberi kebebasan mereka asal pekerjaan di
rumah diselesaikan dengan baik. Ternyata kebaikan mama banyak disalahgunakan , hampir semua
asisten rumah tangganya yang dikursuskannya sering kali menggunakan uang
kursusnya bukan untuk kursus tapi untuk hal yang lain. Sampai suatu saat mama
curiga kok samapi sudah lama kursus jahit kok
belum praktek menjahit baju. Saat mama ke tempat kursusnya ternyata
mereka tak pernah kursus, jadi selama
ini dia kemana saja saat ijin untuk kursus????? Mama tetap menerima mereka ,
walau telah banyak dirugikan uang kursus. Dari semua bekas asisten rumah
tangganya ada satu yang berhasil menyelesaikan kursus potong rambut. Mama ikut bangga melihat
asisten rumah tangga yang bernama Katminah yang bisa menyelesaikan kursusnya.
Menurut mama, tidak ada kata sia-sia kalau kita mau membantu orang lain walau
sering kena tipu!!!!
Itulah
mama, hatinya yang sabar selalu membuka pintu maaf bagi orang yang menyakiti
atau berbuat hal yang tak baik pada mama. Kadang kami anak-anak suka kesal,
mengapa mama terlau sabar menghadapi orang-orang yang menyakitinya. Tapi itulah
mama, selalu punya ruang hati yang luas untuk memberikan sesuatu untuk orang
lain bahkan untuk orang yang menyakitinya. My Dear Mom.... I Always Love
you....
.
Label: lomba giveaway
Selasa, 25 November 2014
Kota
Palembang bangga dengan jembatan Amperanya, kota Banjarmasin bangga dengan
jembatan Baritonya. Nah, kalau Padang
??? Waktu saya ke Padang , saya juga sudah mendapat informasi kalau di kota
Padang juga terdapat jembatan yang diberi nama Jembatan Siti Nurbaya. Jembatan
ini dibangun tahun 2002 dengan panjang badan jembatan 100 meter dan pajang
total mulai dari kaki jembatan di jalan Nipah sampai dengan jalan batang Arau
ada sepanjang 600 meter. Jembatan ini menghubungkan kelurahan Berok Nipah dan
Batang Arau yang termasuk kawasan Pencinan kota Padang. Di bawah jembatan
terdapat sungai Batang Arau. Muara sungai Batang Arau ini digunakan pelabuhan
yang dikenal dengan pelabuhan Muaro tempat para nelayan menambatkan perahu dan
kapalnya. Bahkan kapal yang menuju kepulauan Mentawai berangkat dari pelabuhan
Muaro ini.
Mengapa
diberi nama Siti Nurbaya??? Mungkin kita sudah mengenal cerita tentang Siti
Nurbaya yang terdapat di sebuah novel karya Marah Rusli yang berjudul Kasih Tak
Sampai pada tahun 1922. Novel itu menceritakan kisah cinta Siti Nurbaya dengan
seorang pemuda Samsulbahri. Cinta mereka kandas karena Siti Nurbaya dipaksa
menikah dengan Datuk Maringgih saudagar kaya yang gemar berpoligami. Tetapi
cinta Siti Nurbaya tetap pada Samsulbahri sehingga akhirnya Datuk Maringgih
membunuh Siti Nubaya karena Siti Nurbaya lebih memilih Samsulbahri. Cerita yang
hampir mirip dengan cerita Romeo dan Juliet , nah ini versi Indonesianya.
Menurut kabar Siti Nurbaya dan Samsulbahri dimakamkan di puncak Gunung Padang,
walau kebenarannya masih menjadi pertanyaan tetapi memang di puncak Gunung
Padang terdapat makam yang diyakini makam Siti Nurbaya.
Jembatan
Siti Nurbaya ini di sisi kiri dan kanan terdapat tiang-tiang lampu yang
berjejer rapih dan terdapat akses untuk pejalan kaki. Dan saat malam hari akses untuk jalan kaki ini
digunakan untuk berjualan makanan seperti jagung bakar, pisang bakar dan
berbagai minuman. Pada malam hari air dari sungai Batang Arau tampak gemerlapan
terkena lampu-lampu yang tegak di sisi jembatan, sayangnya banyak lampu yang
sudah tak menyala lagi, padahal bila diperhatikan lampunya akan membentuk
kombinasi rumah gadang, rumah khas Sumatera
Barat. Waktu saya ke atas jembatan pada malam hari suasana remang-remang
memang terasa dan sinar dari lampu dan kapal-kapal yang ada di bawah jembatan
tampak indah. Apalagi dilihat dari kejauhan tampak eksotis, hanya sayangnya
lampu yang tidak menyala itu membuat sinar dari lampunya terputus. Sayangnya
kok tidak segera dibetulkan sehingga terlihat kurang bagus . Pagi hari
saya juga kembali ke jembatan dan banyak orang yang berdiri di sisi jembatan
menikmati mentari pagi karean suasan masih sepi dan saya juga tak lupa berfoto
di atas jembatan yang katanya menjadi kebanggaan kota Padang juga.
Label: jalan-jalan
Selasa, 18 November 2014
Tahapan
kehidupan manusia akan sampai pada tahapan menjadi orang tua, itu sudah alamiah
yang akan dialami siapapun. Menjadi
orangtua pertama kali akan sangat menyenangkan tapi bila dirasakan dan dilihat
ternyata menjadi orang tua itu tak mudah apalagi pada saat ini , dimana begitu
banyak pengaruh lingkungan yang mengitari hidup kita. Apalagi orang tua harus
bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya, karena yang pertama dilihat anak adalah
orang tuanya yang sehari-hari tinggal bersamanya. Teladan di rumahlah yang akan
membuat anak-anak kita kelak tak mudah terpengaruh lingkungannya karena orang
tua sudah memberikan dasar-dasar yang kuat di rumah.
- 1. Menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak sehingga anak-anak akan lebih mengerti tentang aturan atau perintah yang diberikan. Saya selalu beruasah untuk memberikan aturan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan anak-anak dengan segala sanksinya. Anak-anak biasa saya ajak berdiskusi tentang hal ini.
- 2. Memberikan waktu untuk anak. Dengan segala aktivitas yang padat , saya selalu berusaha memberikan waktu untuk mendengarkan cerita , keluhan anak-anak dan memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi anak-anak.
- 3. Memperhatikan dan memuji sikap baik . Saya sering memberikan pujian saat anak-anak bersikap baik, saat mereka tidak bersikap baik , saya akan menegurnya dengan baik-baik.
- 4. Menanamkan karakter yang baik pada anak sudah saya lakukan secara dini, seperti kejujuran, rasa empati pada orang lain, tanggung jawab , kedisplinan . Karakter inilah yang bisa terbentuk bila saya mulai dari usia dini sehingga dengan karakter yang kuat anak tidak mudah terpengaruh orang lain.
- 5. Saya berusaha untuk menjadi panutan bagi anak. Jadi ketika saya mengajarkan banyak karakter yang saya harapkan dari diri anak –anak, sayapun sebagai orangtua harus terlebih dahulu mencontohkan karakter –karakter tersebut dalam prilaku sehari-hari saya yang mau tak mau akan jadi contoh bagi anak-anak.
- 6. Saya juga harus bersikap fleksibel karena kadang sering kali dikecewakan oleh anak-anak karena anak-anak tidak mau menurut, saya akan mencari solusi lainnya agar mereka tak mengulang lagi kesalahan mereka tanpa mereka merasa tersakiti.
Dengan piala kebanggaannya menjadi yang terbaik sekota Cirebon setelah melewati masa-masa sulit
Sebetulnya
masih banyak hal yang harus dilakukan orangtua untuk anak-anaknya agar mereka
kelak menjadi anak yang patuh pada Allah dan bisa membanggakan orangtuanya.
Sekarang saya merasakan hasil dari apa yang saya tanamkan pada diri anak-anak .
Setelah mereka bertumbuh semakin dewasa ternyata mereka tidak mengecewakan saya
sebagai orangtuanya. Ada beberapa pengalaman yang membuat saya merasakan bahwa
apa yang saya tanamkan pada diri anak-anak sejak dini membuat mereka punya
pendirian yang tegas dan mampu melewati semua hal dengan perjuangan yang berat
dan hasilnya luar biasa. Salah satunya adalah saat anak perempuanku diperlakukan
tak adil di sekolahnya saat lulus SMP. Anak perempuan saya dari kelas satu
sampai tiga selalu menduduki ranking satu atau dua tak pernah di bawah dua, tapi
kenyataannya dia saat kelulusan tidak dinyatakan sebagai anak yang berprestasi
, tapi justru anak yang mempunyai nilai UAN yang tertinggi yang diberikan penghargaan.
Padahal anak tersebut sehari-harinya adalah anak yang agak malas dan tak pernah
meraih ranking, dan saat itu memang beredar kunci jawaban UAN. Saya melihat
raut kekecewaan yang ada pada wajah anakku, tapi aku sendiri merasakan bangga
terhadap anakku yang berani jujur dalam mengerjakan UAN walau harus kalah nilai
dengan yang mempunyai kunci jawaban. Akhirnya
saya memindahkan sekolahnya ke sekolah yang saya tahu benar sangat menjungjung
tinggi kejujuran dan alhamdulilah saat lulus SMA , anakku mendapatkan peringkat
pertama sekota Cirebon untuk jurusan IPS.
Lain lagi anak pertama saya , sudah dapat saya hantarkan menjadi sarjana di
jurusan teknik komputer dan berselang dua bulan setelah diwisuda dia sudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai
dengan jurusannya. Padahal dulu sekali dia sempat mendapat banyak ejekan secara
tak langsung karena anakku melepaskan kesempatan kuliah di perguruan tinggi
negeri karena pada saat itu anakku membantuku menjaga suami yang kecelakaan.
Tapi mental kuat yang selalu saya ajarkan padanya membuatnya terus berjuang
sehingga dia bisa lulus dan cepat mendapatkan pekerjaan, padahal teman-temannya
banyak yang belum mendapatkan pekerjaan atau lulus sekalipun.
Akhirnya bisa lulus dan bekerja setelah melewati perjuangan yang tak sia-sia
Saya merasakan
kebahagian melihat anak-anak saya sekarang walau tugas saya sebagai orang tua
belum tuntas, tapi sampai saat ini saya sudah merasa lulus untuk mengantarkan
anak-anak saya untuk bisa menjadi pribadi yang mempunyai karakter yang baik.
Keberhasilan anak-anak di bidang akademik dan karakter mereka yang mumpuni
membuat saya bahagia dan merasakan menjadi orangtua telah melewati masa-masa ujian yang berat. Walau
tugas saya sebagai orangtua tak pernah berakhir sampai saya menutup mata, saya akan berusaha untuk tetap
sebagai orangtua yang baik .Tentunya
akan semakin banyak aral yang harus dihadapi lagi. Semoga saya akan menjadi
orantua yang lulus paripurna sampai ajal menjemput.Amin
Label: lomba giveaway
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)







