Minggu, 04 Agustus 2019

The Village Wisata Kekinian


Purwokerto memang terkenal dengan kesejukan udaranya, apalagi kalau kita naik sedikit ke arah Baturaden akan terasa udara yang lebih adem dan bikin kita betah di sana. Sudah beberapa kali ke Purwokerto dalam rangka memang mau jalan-jalam, mendampingi siswa retret dan mengikuti pelatihan. Memang  jadinya aku suka  banget dengan mendoan, karena seringnya ke Purwokerto. Sekarang ada destinasi wisata di daerah Batuarden yang kekinian dan bikin seneng orang yang suka  banget selfian.  Persisnya letaknya di jalan raya Batuarden km 7 desa Rempoah, kecamatan Baturaden , kabupaten Banyumas.






Dari pusat kota sangat dekat hanya kira-kira 10 menit sudah sampai , ada di sebelah kanan jalan raya Batuarden kalau dari arah kota. Terletak bersisian dengan perumahan Saphire Village. Dan konsep dari wisata The Village ini adalah wisata edukasi kesenian, pendidikan,budaya dan yang terakhir hiburan.  Disana banyak bangunan megah ala Eropa dengan kesan elegan dan klasik. Selain bangunan juga terdapat taman-taman yang hijau bikin tambah adem. Juga bisa menaiki perahu boat , selain itu juga terdapat kebun binatang mini . Binatang peliharan ada di sana, sapi, kelinci,kuda. Luas wilayah wisata ini mencapai 2,8 ha. Danau buatan ini berada di bagian tengah yang dikelilingi sekitarnya oleh taman dan rumput-rumputan. Selain itu ada kubah burung yang besar dimana di dalamnya terdapat aneka ragam burung . Dan jika lapar tiba di sana juga ada foodcort, coffe shop, dan ada tempat menjual merchandise. Tak lupa ada area bermain buat anak-anak agar pengunjung anak-anak bebas bermain di sana.







Ternyata banyak spot-spot foto cantik di sana , jadi dari pintu masuk langsung berfoto ria. Jalan sedikit masih ada  lagi spot foto cantik. Jadi sampai setengah jalan sudah banyak foto . Dan beristirahat sejenak di foodcourt untuk minum kopi welcome drink yang diberikan saat masuk ke sini. Setelah selesai , kembali memutari setengah jalan lagi. Sayangnya karena waktu yang sudah harus beranjak dari sana, malah gak sempat membeli merchandise di toko yang berada dekat pintu keluar. Sebetulnya objek wisata ini memang lebih banyak untuk foto-foto karena banyak spot cantik. Dan memang wisata yang demikian itulah yang laku dijual. Agar wisata ini juga bisa dinikmati anak-anak makanya ada playgroundnya agar anak-anak juga bisa menikmatinya. Paling enak itu duduk di bawah pohon bambu kuning yang ada di seberang danau sebelah kiri. Rasanya teduh dan adem banget buat duduk-dududk saja di sana.  Ternyata karena cantiknya tempat ini terlihat banyak foto berdua bareng suami. Jadi kelihatan kayak foto prewedding. Biar saja deh anggap saja lagi nostalgia jaman lagi muda dan gak mau kalah sama anak muda. Biar sudah tua tapi masih bisa eksis foto-fotoan. Makanya jangan mau kalah sama yang tua nih, yang muda kalau mau eksisi bisa deh jalan-jalan ke Purwokerto dan mampir ke The Village.





Minggu, 28 Juli 2019

Tips Food Preparation



Masak bagiku itu sesuatu yang tak menyenangkan. Mengapa?  Waktu remaja sering sih ibuku menyuruhku untuk bantu-bantu di dapur saat libur sekolah tapi apa daya ayahku selalu mengajak aku untuk nonton film di vidio yang beliau sewa. Akhirnya sampai dewasa bener-bener gak punya pengalaman memasak. Nol besar. Jadi setelah menikah, aku tergagap-gagap agar bisa memasak. Mulai dari bumbu dapur yang gak familiar , alat masak dan tata cara masak yang benar. Untungnya suamiku sudah tahu aku gak pandai memasak. Jadilah awal-awal banyak mencoba resep masakan rumahan yang sering digunakan. Dan banyak yang gagal total , ada yang masih bisa dimakan walau rasanya tidak karuan.

Akhirnya cukup lancar juga memasak, tapi tidak membuat aku suka dengan memasak. Jadi masak bagiku untuk kebutuhan saja. Paling tidak di rumah sudah ada masakan yang bisa disajikan di atas meja makan. Saat anak-anak sudah mulai sekolah , aku masak pagi-pagi dengan tujuan agar anak saat pulang sekolah lapar sudah ada lauk di atas meja makan. Daripada menunggu aku pulang mengajar. Mungkin karena harus dilakukan dengan buru-buru karena harus menyiapkan anak-anak sekolah, suami berangkat kerja dan aku sendiri juga harus siap-siap mengajar,a khirnya soal rasa soal kedua , yang penting ada masakan di rumah. Untungnya semua selalu makan habis masakanku. Nah, lucunya di meja makan harus disediakan kerupuk. Kalau istilah anakku sih buat ganjel biar makanan bisa masuk perut, he,he,he.


Kini kedua anakku sudah dewasa dan  sudah merantau keluar kota dan aku sendiri sudah tak mengajar lagi. Jadi punya banyak waktu di rumah. Walau aku belum mahir-mahir masak tapi paling tidak aku masih punya banyak waktu untuk memasak. Mulai deh mencoba beberapa resep baru yang ternyata rasanya jadi enak. Entahlah aapa suamiku memuji beneran atau hanya ingin menghibur hatiku saja. Tapi aku sendiri merasakan masakannku lebih enak. Dan setiap hari menunya lebih bervariasi lagi. Tapi di sisi lain kulkas juga jadi penuh dengan bahan-bahan pangan dan menjadi semrawut. Jadi kalau mau keluarkan bahan agak ribet apalagi kalau lagi penuh bahan makanan. Akhirnya aku menemukan cara agar bahan makanan bisa lebih efeisien disimpan dalam kulkas dan lebih mudah saat mengambil. Dan cara ini dikenal dengan preparation food. Sebetulnya sih sudah banyak orang yang melakukannya, tapi dulu gak kepikiran sama sekali. Nah, baru aku kepikiran dengan hal ini setelah aku mulai rutin memasak .

Food preparation atau food prep , metode dengan cara mengubah bahan mentah menjadi bahan siap masak.Di sana ada proses mengupas, membersihkan,memotong , mencampur bahan makanan. Dan untuk menyimpan bahan makanan tadi bisa digunakan kotak-kotak palstik yang umum digunakan untuk menyimpan bahan makanan.Jadi langkah awal untuk melakukan food prep adalah membuat langkah-langkah seperti:

  • 1.      Membuat menu mingguan. Dari menu mingguan ini kita bisa membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dan  lebih enak. Daripada beli bahan lalu dari bahan mau masak apa. Takutnya ada yang tidaka da bahannya yang dibeli.

  • 2.      Kotak-kota plastik yang dimiliki kalau bisa mempunyai ukuran yang berbeda sehingga kalau jumlahnya sedikit bisa ditaruh di tempat yang lebih kecil , kalau banyak di tempat ayng lebih besar.

  • 3.      Tentu untuk mengatur bahan makana ke dalam kotak plastik tentu tangan kita harus bersih dahulu.

  • 4.      Begitu juga dengan bahan makanan seperti sayuran harus dicuci terlebih dahulu.

Untuk menyiapkan food prep bahan-bahan makanan juga butuh perlakukan tertentu agar jangan jadi rusak , atau tercemar bakteri

Ikan. Biasanya pedagang ikan selau mengusahkan untuk membersihkan sisik dan jeroannya dikeluarkan. Jadi di rumah tinggal dicuci, lalu taburi garam dan simpan dalam freezer.
Ayam . potong-potong daging ayam, biasanya juga suka minta potong ke penjual daging ayam. Lalu bersihkan dan masukan dalam freezer. Kalau aku potongan ayam itu aku pisahkan dalam beberapa kotak . Karena untuk keperluan masak yang berbeda .
Sayuran. Sayuran di potong-potong dan dicuci tapi harus ditiriskan agar kering dahulu baru dimasukan dalam kotak palstiknya.
Tempe. Bisa disimpan dalam wadah tertutup sedangkan tahu bsia tahan jika direndam air yang diberi garam.

Apa sih manfaat bagi diriku setelah melakukan foodprep ini? Ternyata lebih efeisien. Bahan makanan sudah dimasukan ke dalam kotak-kotak tertentu dengan jenisnya. Jadi saat mau masak hari ini sudah tahu kotak mana saja yang dibutuhkan dan aku keluarkan untuk keperluan masak hari itu. Gak ribet lagi hari ini mau masak karena sudah ada menu mingguan dan tinggal keluarkan saja dari kulkas.Lebih praktis karena tinggal memasak, karena beberapa bahan sudah dipotong dan dikupas atau sudah ada yang dibumbui.Dan yang terakhir karena memudahkan kita memasak sehingga lebih irit karena masakan selalu ada di rumah sehingga tidak jajan di luar.

Begitulah food prep yangs udah aku lakukan. Ternyata menyesal juga sudah terlambat mengetahui hal ini, coba dulu-dulu saat anak-anak masih bersama di rumah tentu akan lebih memudahkan diriku. Tapi tak ada kata terlambat. Sekarang kulkasku juga lebih rapih dengan kotak-kotak plastik yang tersusun rapi.

;;